AS-Iran Saling Serang Lagi, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi PMI

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perang antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengimbau pekerja migran Indonesia (PMI) yang di Timur Tengah untuk selalu waspada.

"Iya, yang di Iran, ya kemarin kita lagi sedang koordinasi ya. Koordinasi dengan pihak KBRI, kemudian dengan Kemlu. Karena ini harus melibatkan otoritas negara lain ya, jadi semuanya harus sesuai prosedural, sesuai dengan hubungan diplomatik kita dengan negara Iran," kata Mukhtarudin usai rapat bersama Komisi IX DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Trump Bakal Nonton Langsung Final Piala Dunia, Presiden Argentina dari Rumah

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipasi bagi PMI di kawasan Timur Tengah menyusul meningkatnya eskalasi di kawasan tersebut. Dia juga meminta PMI di sana untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Insyaallah selama ini kita Uni Emirat Arab pun sudah memberikan semacam peringatan terhadap kondisi Timur Tengah yang hari ini sedang tidak baik ya, dalam ekskalasinya meningkat. Dari khususnya yang di Abu Dhabi dan sekitarnya sudah diberikan semacam pengumuman ya dari KBRI-nya agar melakukan kewaspadaan dan menjaga segala kemungkinan," ujarnya.

"Prinsipnya pemerintah sudah koordinasi dengan menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika terjadi sesuatu yang luar biasa, yang harus melakukan evakuasi yang besar ataupun penanganan yang besar terhadap warga negara Indonesia yang ada di sana, yang termasuk juga pekerja migran yang ada di kawasan Timur Tengah secara umum," imbuh dia.

Baca juga: AS-Iran Membara, Trump Tetap Terbuka untuk Diplomasi

Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan yang menyasar bandara, stasiun kereta api dan dua jembatan di Iran semalam. Serangan itu mengakibatkan 3 orang tewas.

Dilansir AFP, Jumat (17/7/2026), media pemerintah Iran melaporkan serangan AS terhadap dua jembatan di provinsi Hormozgan menewaskan tiga orang dan sembilan orang dilaporkan mengalami luka-luka. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya dilaporkan 2 orang tewas dan 4 lainnya terluka.

"Tiga ledakan terdengar di sekitar bandara dan setidaknya satu proyektil musuh Amerika menghantam bandara Iranshahr, di tenggara,"" kata televisi pemerintah IRIB di Telegram.

AS juga melancarkan serangan ke stasiun kereta api Iran. Serangan itu menyebabkan dua orang terluka.




(amw/gbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PG Pesantren Baru Kediri Salurkan Bibit Tebu Gratis, Dorong Produktivitas Petani Lewat Program CPCL
• 9 jam laluberitajatim.com
thumb
Delegasi Indonesia pelajari industri teh dan kopi di Pu’er China
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Perwakilan Raja dan Sultan di Bali Datangi KSP Dudung, Tagih Janji Prabowo Bangun Bandara
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo Senang Ada Petani Sudah Bisa Liburan ke Hong Kong
• 44 menit lalurctiplus.com
thumb
Industri Mamin RI Ekspansi ke Pasar Global, Bidik AS-Timur Tengah
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.