Bisnis.com, JAKARTA — PT Toyota Astra Motor (TAM) menyambut positif keputusan PT Blue Bird Tbk. (BIRD) yang menjadikan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sebagai armada terbaru untuk layanan Bluebird Prime.
Marketing Director Toyota Astra Motor Bansar Maduma menilai penggunaan model tersebut berpotensi memperkuat permintaan Innova Zenix Hybrid, khususnya dari segmen kendaraan operasional atau fleet.
"Kami melihat keputusan Bluebird dapat memberikan kontribusi positif terhadap penjualan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid EV," ujar Bansar kepada Bisnis, dikutip Jumat (17/7/2026).
Dia menambahkan, kehadiran Innova Zenix Hybrid dalam armada Blue Bird juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mencoba langsung kendaraan elektrifikasi Toyota melalui layanan transportasi umum.
"Saat ini total kontribusi penjualan Kijang Innova Zenix di segmen fleet sekitar 40,36%," jelasnya.
Menurut Bansar, tingginya kontribusi tersebut mencerminkan bahwa Innova Zenix tidak hanya diminati konsumen ritel, tetapi juga telah menjadi pilihan berbagai perusahaan untuk menunjang kebutuhan operasional.
Baca Juga
- Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026: Toyota, Honda, hingga Wuling
- Toyota Tunda SUV Listrik Highlander 2027, Fokus Genjot Varian Konvensional Dulu
- Penjualan Mobil Semester I/2026: Toyota Kuasai Pasar, BYD Salip Honda
Di sisi lain, Blue Bird saat ini telah mengoperasikan sejumlah kendaraan elektrifikasi pada berbagai lini layanannya. Armada e-Bluebird menggunakan BYD E6 dan Hyundai Kona, sedangkan layanan e-Goldenbird diperkuat Hyundai Ioniq 5, BYD M6, Genesis G80, serta BMW iX.
Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales Toyota selama Januari—Juni 2026 mencapai 133.928 unit dengan pangsa pasar 30,7%. Sementara itu, penjualan ritel pada periode yang sama tercatat sebanyak 129.925 unit.
Bansar mengatakan, sejumlah model masih menjadi kontributor utama terhadap penjualan Toyota di pasar domestik. Model tersebut antara lain Kijang Innova, Avanza dan Veloz, Rush, serta Calya.
Adapun, Toyota Kijang Innova Zenix tersedia dalam pilihan mesin bensin dan hybrid. Varian bensin menggunakan mesin M20A-FKS 2.0 liter yang menghasilkan tenaga 171 hp dan torsi 204 Nm, dipadukan dengan transmisi continuously variable transmission (CVT).
Zenix varian hybrid dibekali mesin M20A-FXS 2.0 liter dengan tenaga 149 hp dan torsi maksimum 187 Nm. Sistem hybrid tersebut mengombinasikan kerja mesin bensin dan motor listrik untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Dari sisi dimensi, Innova Zenix memiliki panjang 4.755 milimeter (mm), lebar 1.850 mm, tinggi 1.795 mm, serta jarak sumbu roda 2.850 mm yang mendukung ruang kabin dan kapasitas bagasi lebih lapang.
Model ini juga dibangun menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) GA-C dengan konstruksi monokok. Platform tersebut dirancang untuk meningkatkan stabilitas, kenyamanan berkendara, sekaligus efisiensi bobot kendaraan dibandingkan generasi sebelumnya.





