HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dikebut. Stadion berstandar internasional yang diproyeksikan menjadi markas baru PSM Makassar itu kini memasuki tahap pengerjaan struktur utama bangunan.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Prasarana Strategis Sulsel Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) Iwan menyebut progres pembangunan stadion telah mencapai 11 persen. Tahapan pekerjaan saat ini mulai menyasar struktur lantai satu.
“Sudah mulai pengerjaan struktur lantai satu. Progres pengerjaan sudah di angka 11 persen,” ujar Iwan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman menyampaikan perkembangan terbaru pembangunan stadion. Menurutnya, pekerjaan konstruksi kini berfokus pada bangunan utama, termasuk pengerjaan struktur kolom lantai satu dan dua.
“Struktur kolom lantai atas, di lantai 1 dan 2,” kata Suherman saat dikonfirmasi pada Rabu, 15 Juli.
Selain pembangunan struktur gedung, pekerjaan di area lapangan juga mulai berjalan. Kontraktor telah melakukan penanaman rumput serta pengerjaan sistem pendukung lapangan seperti drainase dan instalasi plambing.
Sistem plambing merupakan jaringan perpipaan dan instalasi sanitasi yang berfungsi mendistribusikan air bersih ke berbagai bagian bangunan sekaligus mengalirkan limbah agar tidak mengganggu lingkungan.
“Termasuk drainase lapangan dan pekerjaan plambing,” lanjut Suherman.
Di area konstruksi, sejumlah alat berat mulai digunakan untuk mempercepat pengerjaan. Crane telah berdiri di lokasi proyek untuk membantu proses pengangkatan dan pemindahan material bangunan. Selain itu, pile cap juga telah terpasang di sejumlah titik sesuai rancangan struktur.
Pile cap menjadi bagian penting dalam konstruksi karena berfungsi menopang dan menyebarkan beban bangunan secara merata ke pondasi. Komponen yang terbuat dari rangka besi dan beton tersebut juga membantu menjaga kestabilan serta kekuatan bangunan dalam menghadapi berbagai tekanan.
Suherman menyebut secara keseluruhan progres pembangunan Stadion Sudiang telah meningkat menjadi 15 persen. Targetnya tahun ini bisa 65 persen. “Progres pekerjaan mencapai 15 persen,” jelasnya.
Proyek pembangunan Stadion Sudiang dikerjakan oleh PT Waskita Karya sebagai pemenang tender dengan nilai kontrak penawaran sebesar Rp637,15 miliar. Sementara pekerjaan manajemen konstruksi dipercayakan kepada PT Kogas Driyap Konsultan dengan nilai penawaran Rp8,27 miliar.
Stadion yang berlokasi di Jalan Pajjaiang, Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, tersebut berada dalam kawasan olahraga Sudiang, tepatnya di belakang Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang.
Pemerintah Provinsi Sulsel telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare untuk pembangunan stadion dan fasilitas pendukungnya. Dari luas tersebut, sekitar 7 hektare digunakan untuk bangunan utama stadion, sementara area lainnya diperuntukkan bagi fasilitas penunjang.
Stadion Sudiang dirancang memiliki kapasitas sekitar 27 ribu penonton dengan konsep kursi tunggal (single seat). Pembangunan fasilitas olahraga ini mendapat dukungan anggaran dari KemenPU dengan pagu sebesar Rp674,95 miliar.
Anggaran tersebut dialokasikan secara bertahap, yakni Rp96,04 miliar pada 2025, Rp454,98 miliar pada 2026, dan Rp123,92 miliar pada 2027.(uca)





