Sekda Gowa Tekankan Penguatan SPIP untuk Wujudkan Pemerintahan Berintegritas dan Transparan

terkini.id
3 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Gowa – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Andy Azis, menegaskan pentingnya penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara efektif di seluruh perangkat daerah sebagai langkah preventif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berintegritas.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Workshop SPIP Terintegrasi dan Coaching Clinic yang diselenggarakan Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa di Gammara Hotel, Makassar, Jumat (17/7/2026).

Menurut Andy, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengimplementasikan SPIP sehingga tidak terjadi lagi perbedaan pemahaman dalam pelaksanaannya.

“Kegiatan ini memberikan ruang bagi seluruh OPD untuk menyamakan persepsi terkait penyelenggaraan SPIP, sehingga tidak ada lagi perbedaan pemahaman dalam pelaksanaannya,” ujar Andy.

Ia menekankan, workshop tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat sistem pengendalian intern di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Andy menjelaskan, pelaksanaan SPIP memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 23 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

Dalam arahannya, ia juga menyoroti pentingnya komitmen pimpinan perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan implementasi SPIP sangat bergantung pada dukungan aktif kepala OPD dan camat terhadap para asesor SPIP di masing-masing instansi.

“Kalau pimpinan OPD tidak aktif memberikan penekanan kepada asesornya, maka upaya Inspektorat dalam melakukan pembinaan akan menjadi sulit. Karena itu komitmen pimpinan sangat menentukan keberhasilan implementasi SPIP,” tegasnya.

Selain itu, Andy mengingatkan empat hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.

Pertama, SPIP harus dipahami sebagai sebuah sistem yang menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan, bukan sekadar pemenuhan administrasi.

Ia juga meminta agar lima unsur SPIP dijalankan secara optimal, meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan sebagai satu kesatuan yang saling mendukung.

Sebagai bagian dari pengawasan, Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa akan mulai melakukan penilaian implementasi SPIP pada triwulan III tahun 2026.

Perangkat daerah yang masih berada pada kategori rintisan akan mendapatkan pembinaan lanjutan dan dievaluasi bersama kepala daerah.

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Gowa, Syahrul Syahrir, mengatakan workshop tersebut diikuti oleh asesor Pemerintah Kabupaten Gowa, asesor masing-masing SKPD, asesor Kecamatan Somba Opu dan Pattallassang, serta tim SPIP.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi asesor sekaligus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan penilaian mandiri maturitas SPIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Kegiatan ini juga bertujuan menjaga kualitas penilaian mandiri SPIP Kabupaten Gowa pada tahun 2026 sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan,” kata Syahrul.

Melalui penguatan implementasi SPIP, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap sistem pengendalian intern semakin efektif sehingga mampu mendukung terwujudnya pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HUT ke-56, Astra Motor Resmikan Solar PV 40 kWp di Safety Riding Center Jawa Tengah
• 7 jam laluterkini.id
thumb
Infografis Spanyol vs Argentina, Final Bersejarah Piala Dunia 2026
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Pertamina Tambah Pasokan 6.600 Kiloliter BBM ke SPBU Medan untuk Kurangi Antrean | KOMPAS PAGI
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Membedah Penyebab Banyak Kepala Daerah Tertangkap KPK
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Polda Metro Limpahkan Don Ritto Tersangka Korupsi dan TPPU ke Kejagung
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.