Medan: Polrestabes Medan mengerahkan personel untuk mengawal distribusi bahan bakar minyak (BBM) dari Depot Pertamina Medan Labuhan menuju sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tiba tepat waktu sekaligus mencegah potensi penyimpangan selama proses distribusi.
Dalam pengamanan tersebut, setiap truk tangki BBM dikawal oleh dua unit sepeda motor patroli dan satu mobil patroli. Selain menjaga keamanan distribusi, pengawalan juga bertujuan mempercepat waktu tempuh kendaraan pengangkut BBM menuju SPBU.
Dengan pengawalan polisi, truk tangki diprioritaskan melintas sehingga hambatan akibat kepadatan lalu lintas dapat diminimalkan. Pengamanan juga tidak hanya dilakukan selama perjalanan distribusi, tetapi berlanjut hingga di area SPBU.
Baca Juga :
Pertamina Patra Niaga Kebut Normalisasi Distribusi BBM di Medan"Memastikan kehadiran Polri di SPBU dengan penempatan kendaraan-kendaraan yang ada. Yang kedua, memastikan bahwa personel yang ditempatkan di SPBU itu melakukan pengaturan. Karena kalau tidak diatur, itu rangkaian antreannya cukup panjang. Jadi kami memisahkan antara masyarakat yang ingin mengisi BBM di SPBU kami membuat queue line-nya dengan memisahkan masyarakat lainnya yang menggunakan jalan menuju selain SPBU," ujarnya dalam tayangan Primetime News Metro TV, Jumat 17 Juli 2026.
Ia menyebut pola pengaturan tersebut telah memberikan hasil positif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar SPBU.
"Puji Tuhan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan mengurai kemacetan," katanya.




