Kementerian ESDM, CNGR Indonesia, dan Perguruan Tinggi Jajaki Kolaborasi Hilirisasi Industri

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, tvOnenews.com - Pengembangan riset, inovasi teknologi, dan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung hilirisasi industri mineral menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan yang melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), CNGR Indonesia, dan Universitas Brawijaya (UB) di Malang.

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari di Kampus Universitas Brawijaya itu diawali dengan audiensi yang dihadiri pimpinan universitas, perwakilan Kementerian ESDM, dan CNGR Indonesia.

Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc.; Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Internasionalisasi Prof. Andi Kurniawan, S.Pi., M.Eng., D.Sc.; Sekretaris Direktorat Kerja Sama Universitas Brawijaya P.M. Erza Killian, S.I.P., M.IEF., Ph.D.; serta perwakilan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM sekaligus anggota Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, Moch. Syamsul Hadi, S.P., M.P.

Dalam audiensi tersebut, para pihak membahas peluang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk mendukung pengembangan riset dan teknologi di sektor hilirisasi.

Rektor Universitas Brawijaya Prof. Widodo mengatakan kampusnya tengah menjajaki pembukaan program studi baru yang berfokus pada teknologi material maju.

“Universitas Brawijaya menjajaki pembukaan program studi baru yang berfokus pada advanced materials atau teknologi material maju guna menjawab kebutuhan industri hilirisasi,” jelas Prof. Widodo.

Selain itu, turut dibahas rencana pengembangan kampus Universitas Brawijaya di Kepanjen, Kabupaten Malang.

“Kampus baru nanti diproyeksikan menjadi pusat pendidikan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk mendukung penguatan riset dan inovasi,” imbuhnya.

Pada hari kedua, pembahasan dilanjutkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah fakultas dan program studi. Agenda tersebut membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebagai tindak lanjut, para pihak membahas pembentukan satuan tugas lintas disiplin untuk menyusun peta jalan kerja sama. Tim teknis juga mulai menyiapkan draf nota kesepahaman (MoU) dan konsep program community development.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Sitaan dari Kasus Febrie Adriansyah Dinyatakan Asli
• 9 jam lalunarasi.tv
thumb
Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri di Depan Gus Ipul
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.839 Personel Amankan Aksi di Monas dan Bundaran HI Hari Ini
• 14 jam laludisway.id
thumb
Abaikan Radar UMA, Saham Asia Sejahtera (AGAR) Lanjut ARA
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Update Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, 4 Orang Tewas 8 Luka
• 9 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.