HARIAN.FAJAR.CO.ID, TANA TORAJA – Warga mengeluhkan pelayanan Puskesmas Kondodewata, Kecamatan Mappak, Tana Toraja, Sulsel.
Seorang pria lansia yang telah dirawat di puskesmas tersebut selama 3 hari, tanpa pernah mendapat penanganan dokter.
Pasien tersebut telah diberikan kateter. Saat kateter dicabut, perut kembali mengeras. Bahkan tanpa ada pemberian obat dari pihak puskesmas. Pasien pun lemas dan kesakitan.
Ternyata, dokter tak berada di tempat karena sedang cuti. Ironisnya, tidak ada dokter pengganti untuk menangani pasien rawat tersebut.
Kecewa dengan pelayanan Puskesmas Kondodewata, keluarga pasien meminta dirujuk ke Polman (Sulbar), pada Jumat (17/7/2026).
Akses kendaraan ke wilayah Polman memang lebih dekat daripada dirujuk ke RS yang ada di Kota Makale, Tana Toraja.
Salah satu pihak keluarga pasien bernama Gita, memposting kekecewaan tersebut di media sosial Facebook.
Lantaran Puskesmas Kondodewata tidak menyediakan ambulans, pasien terpaksa dibawa menggunakan truk ke RSUD Polman.
Salah satu komentar dipostingan keluarga pasien, atas nama Dhoni, mengatakan bahwa dokter tersebut lagi cuti dan berada di Jawa. Dalam rangka menghadiri pelantikan suami.
Hingga saat ini belum ada komentar dari pihak Puskesmas, hingga Dinas Kesehatan Tana Toraja mengenai kejadian tersebut.
Pada Juli tahun lalu (2025), kasus serupa terjadi di Puskesmas Kondodewata.
Dokter enggan melayani pasien bayi berusia tiga minggu. Alasannya, tidak mampu menangani pasien seusia itu.
Sementara itu di wilayah Simbuang-Mappak, sudah pernah terjadi kasus pasien harus ditandu oleh warga menuju tempat pelayanan kesehatan.
Hingga soerang ibu yang mengalami keguguran, (edy)




