Momen tersebut kini menjadi perbincangan luas di media sosial karena keduanya akan saling berhadapan saat Argentina menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026.
Kisah itu bermula pada Desember 2007 ketika Barcelona menggelar sesi pemotretan kalender amal bekerja sama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF). Dalam sesi tersebut, Messi yang baru berusia 20 tahun diminta berpose memandikan seorang bayi laki-laki di dalam bak mandi plastik.
Bayi tersebut belakangan diketahui adalah Lamine Yamal, pemain yang kini menjelma menjadi salah satu talenta terbaik dunia dan menjadi andalan Barcelona serta Timnas Spanyol.
Hampir 19 tahun setelah momen sederhana itu diabadikan, Messi dan Yamal kini dipertemukan kembali di panggung terbesar sepak bola dunia. Keduanya akan menjadi lawan dalam perebutan trofi Piala Dunia 2026.
Baca Juga :
Jadwal dan Link Streaming Prancis vs Inggris: Laga Penentu Peringkat Ketiga DuniaDalam sesi wawancara di Fanatics Fest, Messi mengaku takjub melihat perjalanan hidup yang mempertemukan dirinya dengan Yamal dalam situasi yang sama sekali berbeda.
"Soal foto itu benar-benar luar biasa. Saya pernah berfoto dengannya saat dia masih bayi, dan sekarang kami berdua sama-sama bermain di Piala Dunia. Itu benar-benar sesuatu yang sulit dipercaya, tapi begitulah kehidupan," kata Messi.
Kapten Argentina itu juga memberikan pujian kepada Yamal yang dinilainya telah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik dunia meski usianya masih sangat muda.
"Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini. Saya doakan dia mendapatkan keberuntungan dan menjadi pemain yang sukses bagi Barcelona, tetapi kami juga akan menampilkan performa terbaik besok," ujar Messi.
Duel Argentina melawan Spanyol tak hanya menjadi perebutan gelar juara dunia, tetapi juga menghadirkan cerita emosional yang sulit dilupakan. Dari sebuah foto amal yang nyaris terlupakan, Messi dan Yamal kini dipersatukan kembali oleh takdir sebagai rival di partai final Piala Dunia.
Pertemuan dua generasi tersebut diprediksi menjadi salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah turnamen, memperlihatkan bagaimana waktu mengubah sebuah momen sederhana menjadi bagian dari narasi besar sepak bola dunia.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





