Amir Burhanuddin CEO Deltras Sidoarjo memastikan manajemen telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghadapi musim 2026/2027 yang lebih padat.
Selain berlaga di Championship, Deltras juga akan mengikuti iLeague Cup sehingga membutuhkan perencanaan matang, baik dari sisi finansial maupun kedalaman skuad.
Amir mengatakan, manajemen telah menghitung seluruh kebutuhan tim sejak awal, termasuk anggaran operasional, komposisi pemain, hingga kesiapan menghadapi jadwal pertandingan yang berpotensi berlangsung dua kali dalam sepekan.
“Semuanya sudah kami hitung. Tidak hanya dari aspek finansial, tetapi juga kekuatan skuad. Jumlah pemain yang akan kami rekrut tentu berbeda dibanding musim-musim sebelumnya karena ada kemungkinan kami bermain dua kali dalam satu pekan, yakni di Championship dan iLeague Cup,” katanya pada Jumat (17/7/2026).
Menurut Amir, pelatih telah mengetahui kebutuhan tim dan mulai menyusun komposisi pemain agar mampu bersaing di dua ajang sekaligus, termasuk menghadapi klub-klub peserta Liga 1 di iLeague Cup.
Selain jadwal yang lebih padat, Deltras juga harus beradaptasi dengan regulasi baru kompetisi terkait penggunaan pemain muda.
Jika musim lalu setiap tim hanya diwajibkan memainkan satu pemain muda selama 90 menit, musim ini aturan berubah menjadi dua pemain muda yang harus tampil penuh, serta delapan pemain muda wajib didaftarkan dalam skuad.
“Regulasi ini tentu menjadi tantangan bagi kami. Saat ini kami sedang mengejar pemain-pemain muda yang sesuai kebutuhan tim. Selain itu, kami juga ingin memberikan kesempatan kepada pemain-pemain hasil akademi Deltras,” ujarnya.
Amir menegaskan, kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen klub dalam membangun regenerasi pemain melalui pembinaan usia muda.
Di sisi lain, Deltras tetap mempertahankan fondasi tim yang sudah terbentuk. Sebanyak 13 pemain masih terikat kontrak jangka panjang dan seluruhnya telah bergabung untuk mengikuti persiapan bersama tim pelatih.
Meski demikian, Amir menegaskan status kontrak tidak menjamin seorang pemain otomatis masuk ke dalam skuad utama.
“Masih ada 13 pemain yang memiliki kontrak dengan Deltras dan semuanya sudah bergabung. Namun, saya sampaikan kepada mereka bahwa memiliki kontrak bukan berarti otomatis masuk skuad. Mereka tetap harus bersaing dan memenuhi kebutuhan pelatih,” tegasnya.
Ia menjelaskan, keputusan akhir mengenai komposisi tim sepenuhnya berada di tangan pelatih. Manajemen akan mengevaluasi laporan tim pelatih sebelum menentukan pemain yang dipertahankan maupun yang dilepas.
“Pelatih akan menyampaikan laporannya kepada kami. Pemain yang mampu bersaing akan masuk skuad. Sementara bagi pemain yang tidak memenuhi kebutuhan tim, manajemen memiliki tanggung jawab untuk mencarikan solusi secara profesional. Kami akan mengambil keputusan itu secara gentleman bersama para pemain,” kata Amir.
Dengan strategi tersebut, Deltras berharap memiliki skuad yang kompetitif dan cukup dalam untuk menghadapi padatnya jadwal pertandingan sepanjang musim. (saf/faz)




