Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, kawasan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, menewaskan empat orang dan enam orang mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi pada Jumat pagi, 17 Juli 2026, di jalur penghubung Medan-Berastagi. Truk yang melaju dari arah Berastagi menuju Medan diduga kehilangan fungsi pengereman, sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan. Akibatnya, truk menabrak delapan kendaraan lain yang berada di jalurnya hingga menyebabkan sejumlah kendaraan terguling dan ringsek.
Benturan keras mengakibatkan empat orang meninggal dunia di lokasi maupun setelah dievakuasi. Sementara korban luka segera dievakuasi ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
RSUP Haji Adam Malik Medan menerima enam korban luka rujukan. Terdiri atas empat perempuan dan dua laki-laki, serta satu jenazah korban meninggal dunia untuk penanganan lebih lanjut.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Haji Adam Malik Medan Rosario Dorothy Simanjuntak mengatakan lima korban mengalami patah tulang pada tangan dan kaki serta luka lecet di sekujur tubuh. Sementara seorang anak mengalami pendarahan hebat di bagian kepala.
"Kalau untuk kondisinya sendiri, lima di antaranya itu mengalami luka patah di tangan dan kaki serta lecet di sekujur tubuh. Untuk pasien anaknya sendiri memang mengalami luka pendarahan kepala yang cukup hebat," ujar Rosario dalam tayangan Top News Metro TV, Sabtu 18 Juli 2026.
Baca Juga :
Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit, 4 Orang Tewas"Untuk kondisi pasien yang lima, yang tidak mengalami pendarahan hebat di kepala, itu dalam kondisi sadar dan sudah ditangani kegawatdaruratannya," katanya.
Rosario juga mengonfirmasi rumah sakit menerima satu korban meninggal dunia yang dibawa oleh kepolisian.
"Untuk korban meninggal dunia ada yang dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Adam Malik dan memang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Itu satu orang laki-laki usia 38 tahun," ujarnya.
Sementara itu, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan awal mengarah pada rem blong pada truk, namun proses penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab tragedi yang melumpuhkan arus lalu lintas di jalur wisata Medan-Berastagi tersebut.




