Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, membeberkan perkembangan kondisi fisik dan proses adaptasi para pemainnya menjelang bergulirnya kompetisi musim baru. Meski sejumlah pemain asing anyar masih terkendala jet lag dan kebugaran, Tavares menegaskan fokus utama tim adalah mencapai performa terbaik saat kompetisi resmi dimulai pada awal September mendatang.
Menurut Tavares, kondisi fisik para pemain asing bervariasi. Sebagian di antaranya mampu menjalani masa jeda kompetisi dengan baik sehingga dapat menyelesaikan seluruh program latihan fisik yang diberikan tim pelatih.
Di sisi lain, beberapa pemain masih menjalani program pemulihan karena menutup musim lalu dalam kondisi cedera. Selain itu, terdapat pula pemain yang mengalami gangguan fisik ringan selama sepekan terakhir sehingga berpotensi absen atau hanya mendapat menit bermain terbatas pada laga terdekat.
Menghadapi laga uji coba, Tavares memilih pendekatan realistis tanpa mengabaikan target tim. Ia memastikan tidak akan melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain di lapangan, melainkan mengombinasikan pemain lama dan wajah baru.
“Besok kami akan mencoba memasukkan beberapa pemain baru, tetapi juga beberapa pemain lama untuk mencoba membuat perpaduan, tidak mengubah terlalu banyak. Menurut saya penting untuk melakukan beberapa rotasi, tetapi bukan rotasi total,” ujar Tavares, Sabtu (18/7/2026) di Surabaya.
Lebih lanjut, Tavares menegaskan sasaran utama Persebaya adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat Liga Super resmi bergulir pada awal September.
Meski pertandingan yang akan dijalani berstatus uji coba dan menjadi ajang rotasi pemain, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan Persebaya tetap mengusung mentalitas juara dalam setiap kesempatan.
“Kami mendapat hak istimewa untuk melakukan pertandingan besok. Kami ingin para pemain kami memenangkan semua latihan, jadi besok kami juga ingin mereka bisa menang karena ini adalah budaya kami. Kami ingin memenangkan segalanya,” ujarnya.
Saat ini tim pelatih terus berpacu dengan waktu untuk memulihkan para pemain yang masih cedera. Harapannya, seluruh pilar utama sudah berada dalam kondisi siap tempur ketika kompetisi resmi dimulai. (way/kun)




