Guru PPPK & PNS Mana Bisa Minum Kopi, Ditinggal ke Toilet, Kelas Kacau

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi II DPR RI H. M. Rifqinizamy Karsayuda menyentil mentalitas PNS dan PPPK yang cuma datang ke kantor sebentar, lalu, pulang, ngopi, sore balik lagi untuk presensi. Sentilan ini terus mengundang reaksi keras para ASN baik PNS maupun PPPK.

Sikap pembelaan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Rini Widyantini dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrullah kepada ASN yang dituangkan dalam surat maupun pernyataan di medsos hanya sedikit meredam suasana panas.

BACA JUGA: Guru PPPK Paruh Waktu Dituntut Rajin Kerja, Anehnya Pemda Ogah Bayar Gaji

Namun, para ASN tetap kembali mengingat pernyataan Ketua Komisi II DPR RI yang dinilai sangat melukai mereka.

"Kami sangat tersinggung dengan pernyataan ketua komisi II, sangat merendahkan ASN," kata Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Sumatera Selatan Susi Maryani kepada JPNN, Senin (20/7/2026).

BACA JUGA: 1.525 Guru PPPK Teken Perpanjangan Kontrak Kerja 3 Tahun, Ini Pesan Wakil Wali Kota

Dia mengingatkan Rifqinizamy, mentalitas PNS dan PPPK yang disebutnya itu tidak berlaku kepada guru terutama yang mengajar anak-anak SD.

Jika guru PPPK dan PNS berperilaku seperti yang Rifqinizamy sebutkan sangat berbahaya.

BACA JUGA: Guru PPPK PW Kaget Lihat Rekening Koran, Gaji Tertera Rp4 Juta, Diterima Seiprit

"Jangankan ditinggal ngopi cantik, jalan-jalan, melipir ke toilet saja kelas sudah kacau karena anak-anak sudah ribut, bahkan ada yang bertengkar," sebut Susi.

Selain itu, kalau sering ditinggal guru, maka pembelajaran tidak akan berjalan dengan maksimal. Oleh karena itu, jangan menyamaratakan semua ASN PPPK dan PNS. Sebab, ada jabatan-jabatan yang dituntut harus selalu standby.

"Kami guru ini memutar otak setiap hari bagaimana agar tujuan pembelajaran tercapai. Merancang bagaimana agar anak-anak tidak mudah bosan dan tetap semangat belajar. Anak-anak sekarang sangat berbeda, karena efek kemajuan teknologi," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI) Nur Baitih mengatakan, di lapangan banyak ASN yang kooperatif, kreatif, dan inovatif untuk hal positif. Mereka bekerja dari pagi sampai sore di kantor bekerja sesuai aturan dan tupoksinya.

Kalaupun ada beberapa ASN yang dinilai ketua Komisi II seperti itu bukan berarti semua PNS dan PPPK sama mentalitasnya.

"Gejolak ASN dengan statement ketua Komisi II DPR RI ini tidak bisa dihindarkan. Saat ini banyak yang marah dan kecewa karena pernyataan itu keluar dari mulut seorang anggota dewan yang notabennya juga dipilih mungkin dari kalangan ASN, apalagi beliau pernah juga menjadi ASN PNS," tutur Nur Baitih.

Lebih lanjut dikatakan Nur, kalau boleh jujur dan membalikkan fakta di lapangan, banyak juga anggota dewan yang punya mentalitas sama. Datang rapat hanya sekadar presensi, duduk sebentar di ruangan, lalu, lima menit pergi. 

Ada juga yang sekadar datang, lalu, main ponsel atau bahkan saat rapat mereka tidur tidak mendengarkan.

"Itu real ada kan, tetapi kami para ASN tidak menganggap semua anggota dewan seperti itu karena kami sadar betul banyak juga anggota dewan yang bekerja dan mendengarkan serta memperjuangkan kepentingan rakyat," tegasnya.

Demikian juga ASN yang betul-betul bekerja melayani kepentingan masyarakat, bahkan sering kali mendahulukan kepentingan orang banyak dibanding kepentingan pribad.i 

"Jadi, tolong jangan menyamaratakan setiap ASN memiliki mental seperti itu Bapak anggota dewan yang terhormat, karena setiap manusia itu tidak ada yang sempurna dalam hal apa pun. Jangan juga melihat dan menilai dari satu sisi saja," ucap Nur Baitih. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Hasan Nasbi Pastikan Pemerintah Tak Campuri Urusan Hukum
• 23 jam laludisway.id
thumb
Inilah 4 Jenis Bahan Bakar Kereta, Terbaru Lebih Ramah Lingkungan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PSIM Yogyakarta perkuat lini pertahanan datangkan Ahmad Agung
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 609, Hari Ini Senin 20 Juli 2026: Mayang Ngamuk, Billy Moore Kepincut Sikap Aqeela
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
63% Subsidi Energi Dinilai Meleset, Perlu Penataan Mendesak
• 25 menit lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.