Serangan AS–Iran Semakin Memanas, Amerika Serikat Keluarkan Peringatan Perjalanan Global

erabaru.net
23 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terus meningkat seiring kedua negara saling melancarkan serangan. Menyusul memburuknya situasi keamanan, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan global bagi warga negaranya.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, pada 18 Juli menyatakan bahwa Teheran telah menghentikan pelaksanaan komitmen yang tercantum dalam perjanjian gencatan senjata.

Menurut laporan Bloomberg News, yang dimaksud Gharibabadi adalah kesepakatan sebelumnya antara Amerika Serikat dan Iran untuk melakukan gencatan senjata serta menjalani perundingan selama 60 hari guna mencapai perjanjian akhir. Pembahasan dalam perundingan tersebut antara lain mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pembatasan program nuklir Iran.

Pada 18 Juli, Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan global karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Dalam peringatan tersebut, warga negara Amerika diimbau untuk mewaspadai kemungkinan munculnya ancaman keamanan, gangguan terhadap perjalanan internasional, serta risiko terhadap kepentingan Amerika Serikat di luar negeri.

Departemen Luar Negeri juga menyarankan agar warga AS, terutama yang berada di kawasan Timur Tengah, meningkatkan kewaspadaan dan terus memantau informasi keamanan terbaru yang dikeluarkan oleh kedutaan besar maupun konsulat AS di negara tempat mereka berada.

Selain itu, pemerintah AS mengingatkan bahwa pembatalan penerbangan serta penutupan wilayah udara secara sewaktu-waktu dapat mempengaruhi rencana perjalanan.

Sebelumnya, setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran selama tujuh malam berturut-turut, Iran kembali melakukan serangan balasan terhadap sasaran-sasaran Amerika Serikat di negara-negara sekutunya di kawasan Teluk Persia.

Menurut laporan Agence France-Presse (AFP), berdasarkan pernyataan yang disiarkan oleh Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), militer Iran mengklaim telah menyerang sasaran militer Amerika Serikat di Kuwait dan Yordania.

Militer Iran menyatakan bahwa sasaran di Kuwait meliputi:

Sementara itu, di Yordania, Iran menyatakan telah menyerang tangki penyimpanan bahan bakar di Pangkalan Udara Al-Azraq.

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antrean BBM di Sumut Mengular, Ini Penjelasan Bahlil dan Pertamina
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
FTUI Tekankan Peran Inovasi dan Kolaborasi untuk Mendukung Industri Masa Depan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Minta Kartu Identitas Tunggal Digital Segera Dieksekusi, Apa Lagi Itu?
• 3 jam laludisway.id
thumb
1.095 Personel Kawal Penyampaian Aspirasi di Jakpus
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Soal Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Yusril Nilai KPK Belum Perlu Ambil Alih
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.