Kronologi Bupati Lombok Barat Ditangkap KPK, Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026

rctiplus.com
17 jam lalu
Cover Berita
Kronologi Bupati Lombok Barat Ditangkap KPK, Sempat Nobar Final Piala Dunia 2026Nasional | inews | Senin, 20 Juli 2026 - 20:13Dengarkan Berita

JAKARTA, iNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Pria yang akrab disapa LAZ itu ditangkap tim lembaga antirasuah saat nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Giri Menang Park, Lombok Barat, Senin (20/7/2026) dini hari. 

Video Zaini menghadiri nobar tersebut bahkan tersebar di media sosial. Dia disebut hadir bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Akhmad Saikhu. Kendati demikian, KPK tidak memerinci terkait hal ini. KPK hanya menyebut bahwa Zaini ditangkap di rumah dinas.

"Hal yang pasti, Bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Budi menjelaskan, Lalu diduga menerima uang terkait sejumlah proyek yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Barat. Hanya saja, konstruksi perkara belum diungkap secara terperinci.

Baca Juga:13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren

"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," tutur dia.

Adapun dari total 19 orang yang terjaring OTT. Tujuh orang di antaranya, termasuk Lalu, dijadwalkan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta malam ini. Mereka akan diperiksa lebih lanjut sebelum KPK menentukan status hukum masing-masing pihak.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Akhmad Saikhu, membenarkan adanya tindakan penyegelan dari KPK.

"Kami membenarkan adanya penyegelan ruangan oleh KPK. Namun mengenai detail materi kasus yang melatarbelakangi penyegelan ruang kerja Bupati dan dinas teknis tersebut, kami belum mengetahui secara pasti," kata Akhmad Saikhu, Senin (20/7/2026). 

Kendati sejumlah ruangan kepemimpinan dan dinas teknis dipasangi stiker penyegelan KPK, Akhmad Saikhu mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Ia menjamin roda pemerintahan dan pelayanan publik bagi masyarakat di Kabupaten Lombok Barat dipastikan tetap berjalan normal seperti biasa.

#ntb

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ponton Baja Miring, Ekskavator Tercebur ke Aliran Kali Cakung Lama Jakut
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Persija bakal Turunkan Skuad Utama di Piala Presiden 2026
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
OJK Ungkap Penempatan SAL Rp381 Triliun Tak Lagi Jadi Perdebatan di KSSK, Ini Alasannya!
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Jadwal Putaran Kedua SEA V Cup 2026: Indonesia Usung Misi Balas Dendam atas Kamboja
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Tegaskan Netanyahu tidak Akan Ditangkap di New York setelah Komentar Wali Kota Mamdani
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.