JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mendapat tugas dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencari sumber-sumber air yang baru.
"BRIN mendapat tugas dari Bapak Presiden untuk memperkuat teknologi untuk menemukan sumber-sumber air baru. Hal ini mengingat perubahan iklim telah menjadi keniscayaan yang harus diantisipasi," kata Arif usai Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Baca juga: Pakar ITB Ungkap Alasan Studi Sumber Air Gunung untuk AMDK Mahal
Di tengah kondisi perubahan iklim, menurut Arif, pencarian sumber air diperlukan untuk mendukung ketahanan akan sumber daya air.
"Bapak Presiden menempatkan ketahanan air sebagai salah satu program penting, karena tidak saja mendukung kehidupan sehari-hari tetapi juga untuk ketahanan pangan," ujar Arif.
Hinggga kini, Arif menjelaskan, BRIN sudah memiliki sejumlah teknologi untuk mendeteksi sumber-sumber air baru baik berbasis nuklir maupun drone.
Baca juga: Laporan WMO: Sumber Air Dunia Terancam, Kekeringan dan Banjir Kian Parah
Selain itu, BRIN Juga punya teknologi desalinisasi air laut.
"BRIN juga akan koordinasi dengan Menteri PU untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden. Menteri PU memberikan respons positif dan akan dikoordinasikan segera," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang