Kuota Rumah Subsidi Tembus 350.000 Unit, Ini Pesan dari Menteri Ara

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (30/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait meminta para pengembang properti untuk mengakselerasi program pembangunan rumah subsidi di Tanah Air. Program rumah subsidi tersebut antara lain digarap oleh anggota dari Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS).

"Sebagai Menteri, saya akan bersikap adil kepada semua asosiasi, itu posisi saya dan saya berharap tidak ada yang perlu kita perlu tegur, ingatkan, atau lagi beri sanksi. Tolonglah jaga sesuai aturan, tolonglah jaga kepercayaan rakyat, tolonglah jangan kecewakan konsumen," ujar Ara dalam sambutan HUT ke-13 dan Rapat Kerja Nasional ASPRUMNAS di Auditorium Bidakara, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ia pun menegaskan, Pemerintah senantiasa berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Terbukti, saat ini kuota rumah subsidi mencapai jumlah terbesar sepanjang sejarah, yaitu 350 ribu unit.


Baca: Peternak Teriak, Harga Ayam Naik Lagi Efek MBG-Masalah Ini Belum Beres

Di samping itu, Pemerintah juga turut memberikan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis. Kebijakan ini lahir dari kolaborasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Saya dengar ASPRUMNAS juga sudah makin berkembang, makin banyak saya lihat, makin semangat. Mari kita melakukan pencapaian-pencapaian," terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ASPRUMNAS Muhammad Syawali memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemerintah yang memberikan kemudahan terhadap akses rumah subsidi. Adapun kebijakan yang dimaksud antara lain relaksasi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kredit rumah subsidi, sertifikat hak milik gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kebijakan lainnya yang mampu mendukung pertumbuh ekosistem perumahan nasional.

"Nah ini memang kerja keras Pak Menteri yang penting memonitor, kita juga mengerti hal ini, maka kita juga harus menyadari mencapai target. Kami asosiasi siap ya Pak, wujudkan target Pak Presiden dan Pak Ara," katanya.


(hoi/hoi) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Zulhas Ungkap Peran Baru Koperasi Merah Putih

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
7 Rumah Rusak Akibat Ledakan di Grand Polonia Medan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Terkini Magnitudo 4,2 Guncang Mukomuko Bengkulu
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Pau Cubarsi hingga Mbappe Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Tarif Lepas Kewarganegaraan RI Naik 5 Kali Lipat, Ini Penjelasan Menkum
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Alarm Perubahan Iklim dari Jayawijaya
• 9 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.