Pertamina Perkuat Monitoring, Pastikan Pasokan BBM Aceh-Riau Terjaga

cnbcindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita
Foto: (Dok: Pertamina)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat monitoring operasional distribusi BBM di seluruh wilayah kerjanya guna memastikan penyaluran energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau sebagai langkah menjaga keandalan pasokan sekaligus mengantisipasi berbagai dinamika operasional di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa penguatan monitoring dilakukan secara menyeluruh agar setiap perkembangan operasional dapat direspons secara cepat sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.

"Kami terus memperkuat monitoring di seluruh wilayah operasional Regional Sumbagut. Upaya ini tidak hanya difokuskan pada wilayah yang sebelumnya mengalami peningkatan kebutuhan maupun penyesuaian distribusi, tetapi juga di seluruh area layanan agar keandalan pasokan BBM tetap terjaga dan masyarakat dapat terus memperoleh layanan energi secara optimal," ujar Fahrougi dalam siaran persnya, Selasa (21/7/2026).


Baca: Tok! Prabowo Putuskan RI Bangun 30 Pabrik Bioetanol Demi Bensin E20

Di Provinsi Aceh, Pertamina terus mengoptimalkan operasional di Integrated Terminal Lhokseumawe dan Fuel Terminal Krueng Raya untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM. Sebagai bagian dari penguatan operasional, jam layanan terminal ditingkatkan dari rata-rata 8 jam menjadi 14 jam per hari, termasuk operasional pada hari Minggu. Selain itu, frekuensi pengiriman mobil tangki ditingkatkan hingga sekitar 65% untuk mendukung percepatan distribusi BBM. Pertamina juga mengoptimalkan skema alih suplai antar terminal sehingga pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.

Di Provinsi Riau, Pertamina secara berkala memantau kondisi stok BBM sekaligus memastikan kelancaran distribusi melalui jalur logistik utama, termasuk Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), yang menjadi salah satu koridor penting penyaluran menuju Fuel Terminal dan SPBU. Langkah tersebut dilakukan agar distribusi berlangsung sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Sementara itu, di Provinsi Kepulauan Riau, Pertamina memastikan kondisi stok BBM berada dalam keadaan aman serta penyaluran ke seluruh SPBU berjalan lancar. Monitoring dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga keandalan distribusi di wilayah kepulauan sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Selain memperkuat monitoring di lapangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus meningkatkan koordinasi lintas fungsi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, serta seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi BBM di seluruh wilayah operasional.

"Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi. Pertamina akan terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah antisipatif agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi yang aman, lancar, dan berkelanjutan," tutup Fahrougi.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Menkeu Purbaya Optimistis Harga Pertamax Bakal Turun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkum Supratman soal Tarif Lepas Status WNI Jadi Rp5 Juta: Tak Ada Dampak ke Masyarakat Bawah
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Mengenal Doomjobbing, saat Terlalu Banyak Melamar Kerja Justru Bisa Berdampak Buruk
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Untung, Jokowi Terus Digantung: Analisis Politik di Balik Kasus Ijazah
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemkab Jember Bebaskan Denda Pajak Hingga 30 September 2026
• 5 jam laluberitajatim.com
thumb
Kapolda Riau Lantik Kabid Humas Baru Kombes Akmadi
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.