Panas! Serangan Terbaru Iran Hantam Aset Militer AS di Bahrain dan Kuwait

detik.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Garda Revolusi Iran (IRGC) kembali menyerang aset militer AS di Bahrain dan Kuwait. Fasilitas militer AS yang diserang merupakan sistem pertahanan udara.

Dilansir AFP, Selasa (21/7/2026), IRGC mengatakan mereka menyerang dua sistem pertahanan udara dan instalasi radar di dua pos terdepan AS yang berbeda di Bahrain. Serangan militer Iran juga menghantam sistem pertahanan rudal dan radar serta sistem penerimaan satelit di Kuwait.

"Dengan sapuan radar ini, musuh harus bersiap untuk gelombang serangan drone dan rudal yang lebih menentukan dan kuat," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh IRNA.

Baca juga: Presiden Iran Akui Sedang Hadapi Perang Skala Penuh Lawan AS

Sementara itu, dilansir Aljazeera, dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita Tasnim, selain menghancurkan radar peringatan dini dan sistem radar pertahanan rudal, IRGC mengklaim pasukannya menghantam radar FPS-117, sistem pertahanan Patriot, dan sistem komunikasi satelit pertahanan udara di pangkalan Ahmed Al-Jaber.

Kelompok tersebut menambahkan bahwa operasi tersebut dimaksudkan untuk membersihkan jangkauan radar di wilayah tersebut sebelum serangan rudal dan drone lebih lanjut.

Baca juga: Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi




(yld/yld)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ASDP tegaskan dukung layanan perintis demi konektivitas wilayah 3TP
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak yang Diprediksi Paling Hoki 22 Juli 2026: Taurus Rezeki Datang, Cancer Sukses Kariernya
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Waskita Karya Masih Boncos! Rugi Capai Rp1,92 Triliun, Utang Tembus Rp66,53 Triliun
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Statistik Tak Berbohong! Timnas Spanyol Memang Pantas Angkat Trofi Piala Dunia 2026
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Bahlil Respons Putusan MK soal Izin Tambang, Siapkan Aturan Baru untuk Ormas dan Kampus
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.