VIVA – Hugo Samir, eks Timnas Indonesia U-20 sekaligus putra dari legenda Jacksen F. Tiago sempat menjalani hukuman larangan bertanding karena aksi indisipliner.
Ketika itu, dia melakukan tindakan kurang terpuji kepada perangkat pertandingan saat bermain untuk Bhayangkara FC di kompetisi EPA U-18 pada 2021.
Bahkan pada 2023 lalu, aksi memalukan kembali dilakukan Hugo Samir. Ia kedapatan memukul pemain Persib Bandung dalam kompetisi EPA U-20 silam.
Alhasil, beragam hukuman dari komdis PSSI tampaknya sudah akrab bagi Hugo Samir. Padahal, dirinya sempat digadang-gadang jadi masa depan Timnas Indonesia.
Penampilannya bersama Timnas Indonesia U-20 menuju Olimpiade Paris 2024 juga cukup baik. Akan tetapi, nama Hugo Samir perlahan tersingkir.
Namun setelah lama kabarnya tidak terdengar, Hugo Samir kini viral setelah cetak assist berkelas dalam kemenangan timnya saat berlaga di liga tarkam.
Lantas, bagaimana kabar Hugo Samir sekarang?
Profil Singkat Hugo Samir- ILeague
Lahir di Surabaya pada 25 Januari 2005, Hugo Samir merupakan putra dari legenda Persebaya Surabaya sekaligus pelatih yang sukses di Persipura yaitu Jacksen F. Tiago.
Punya latar belakang ayah yang berkecimpung di sepak bola, karier Hugo Samir sudah dimulai sejak usia dini. Di awali dengan bergabung ke akademi Persebaya.
Setelahnya, Hugo Samir kerap berpindah klub meski statusnya masih di tim muda, seperti Asiop, Barito Putera U-16, Bhayangkara FC U-18, Persis U-20 hingga Borneo FC U-20.
Kariernya sempat mandek ketika Komdis PSSI menghukum larangan bertanding setahun untuk Hugo Samir karena aksinya menendang wasit di EPA U-18 bersama Bhayangkara FC.
Seolah tidak jera, Hugo Samir kembali melakukan aksi kekerasan. Kali ini, ia memukul pemain Persib Bandung saat perkuat Borneo FC di EPA U-20 sehingga disanksi 2 kali larangan tanding.
Selepas pergi dari Persis Solo U-20, Hugo Samir dilepas secara gratis ke Persik Kediri pada 2024. Di sini, kariernya tidak begitu cemerlang.
Dua musim bersama tim Macan Kemayoran, winger 177 cm itu hanya main 21 kali. Pun halnya saat dipinjamkan ke Persiku Kudus, dia cuma tampil 9 pertandingan.





