JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap perkara yang tengah diusutnya terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang turut menjaring Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini.
Saat ini Lalu Ahmad masih diperiksa bersama sejumlah orang lainnya yang diamankan KPK dan dibawa ke Jakarta.
“Perkara ini diduga terkait benturan kepentingan dalam pengadaan,” ungkap juru bicara (jubir) KPK, Budi Prasetyo, di Jakarta, Selasa (21/7/2026), via Antara.
Ia mengungkap kasus itu juga terkait dugaan suap proyek, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Namun, Budi belum mengungkapkan detail kasus tersebut. Menurutnya, konstruksi perkara, kronologi peristiwa tertangkap tangan, barang bukti, sampai siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, akan diungkapkan lebih detail dalam konferensi pers KPK.
Konferensi pers itu diagendakan digelar Selasa sore nanti.
Baca Juga: Bupati Lombok Barat Kena OTT, Mendagri Ngaku Prihatin dan Minta Kepala Daerah Intropeksi Diri
Berdasarkan keterangan Budi, KPK memeriksa intensif delapan orang per Selasa pagi.
Delapan orang itu adalah Lalu Ahmad Zaini, Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) Sudirman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat Lalu Ratnawi.
Kemudian tiga orang yang merupakan ajudan dan sopir Bupati Lombok Barat, serta dua orang pihak swasta.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- kpk
- bupati lombok barat
- ott bupati lombok barat
- lalu ahmad zaini
- OTT KPK
- Bupati Lombok Barat ditangkap





