Viral Lapangan Badminton Cipinang Cempedak Jaktim Jadi Lahan Parkir, Ini Penjelasan Satpol PP

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin, menjelaskan bahwa lapangan badminton di Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur, yang disebut difungsikan sebagai lahan parkir merupakan fasilitas umum (fasum) milik warga, bukan milik pemerintah.

Teguh mengatakan, lokasi tersebut awalnya digunakan sebagai sarana olahraga.

Namun seiring berjalannya waktu, lapangan itu semakin jarang dimanfaatkan oleh warga maupun anak-anak.

Baca juga: Banyak Warga Tak Punya Lahan Parkir, Jadi Sebab Maraknya Parkir Liar di Jakut

"Terpantau jarangnya warga dan anak-anak yang memanfaatkan Lapangan Kancil tersebut. Kalau hasil musyawarah, anak-anak bermain di hari Sabtu-Minggu," kata Teguh kepada Kompas.com, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, lapangan tersebut hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu oleh anak-anak dan warga untuk bermain.

Karena itu, beberapa warga kemudian memanfaatkan lokasi tersebut sebagai lahan parkir mobil.

Baca juga: Minimnya Lahan Parkir Picu Parkir Sembarangan dan Kemacetan di Senopati Jaksel

Dengan seizin dan sepengetahuan pengurus RT setempat, jumlah mobil yang diparkir pun bertambah.

Teguh menambahkan, setelah video mengenai lapangan tersebut viral, digelar pertemuan yang melibatkan pelapor, warga, serta pengurus RT dan RW setempat.

Hasil pertemuan tersebut menyepakati, pengelolaan Lapangan Kancil dipegang oleh warga.

Baca juga: Taman Bendera Pusaka Minim Lahan Parkir, Pramono: Naik Transportasi Umum Saja

"Tetap menyediakan space (untuk bermain anak-anak), dan tempat itu (lapangan) tidak digunakan anak-anak untuk bermain," tuturnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada Selasa siang, terlihat beberapa mobil terparkir di lapangan tersebut. Sebagian mobil bahkan ditutupi sarung mobil.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kondisi lapangan masih terlihat memiliki garis putih penanda garis start yang biasa digunakan untuk perlombaan saat peringatan Hari Kemerdekaan.

Sementara itu, ruang untuk bermain anak-anak masih tersedia, meski posisinya berdekatan dengan jalan yang saat itu terpantau tidak terlalu ramai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demi Percepat Deteksi Persoalan Hutan, Raja Juli Dorong Pemanfaatan Drone
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Pemkab Jember Bebaskan Denda Pajak Hingga 30 September 2026
• 10 jam laluberitajatim.com
thumb
FULL! DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional-Kerja Sama Pertahanan RI-Turki dan RI-Malaysia
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
PWI Pusat Laporkan Hotman Paris ke Polda atas Dugaan Penghinaan Wartawan
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Mensesneg Sebut Motor Listrik Karya Anak Bangsa Akan Diluncurkan dalam Waktu Dekat
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.