Pemuda di Semarang Jadi Korban Begal, Telinganya Hampir Putus

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Seorang pemuda di Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi korban pembegalan sadis hingga telinganya nyaris putus setelah dibacok menggunakan celurit. Selain melukai korban, pelaku juga membawa kabur telepon genggam milik korban.

Aksi pembegalan itu terekam kamera CCTV dan videonya beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat tiba-tiba menyerang korban secara membabi buta. Korban sempat terpojok sebelum pelaku membacok bagian telinganya dengan celurit.

Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim) Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Purwogondo, Semarang Utara.

Saat itu, korban berinisial C (20) sedang berjalan seorang diri ketika didatangi pelaku berinisial AW (34), yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

"Tanpa ada sebab maupun perlawanan, pelaku turun dari sepeda motor lalu langsung membacok korban menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengenai telinga korban," ujar Johan kepada wartawan, Selasa (21/7).

Usai melukai korban, pelaku mengambil telepon genggam milik korban sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Korban kupingnya nyaris putus karena dibacok. Setelah itu langsung dibawa ke RS Kariadi dan melapor ke Polrestabes Semarang," jelas Johan.

Setelah menerima laporan, Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang melakukan penyelidikan. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap pelaku di rumah orang tuanya di kawasan Jalan Petek.

"Ditangkap siang hari ini, kurang dari 24 jam, di rumah orang tuanya di Jalan Petek," imbuhnya.

Johan memastikan korban dan pelaku tidak saling mengenal. Polisi juga masih memburu serta mendalami keterlibatan seorang terduga pelaku lain yang saat kejadian berboncengan dengan AW.

"Motifnya hanya pencurian handphone. Korban dan pelaku tidak saling mengenal," tegas Johan.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit, telepon genggam milik korban, serta sepeda motor yang digunakan saat menjalankan aksinya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Selat Hormuz Ditutup, Kadin Desak Pemerintah Percepat Diversifikasi Energi
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Terlihat Adem Ayem, Film Desember Jani Bongkar Realita Satu Rumah Berisi Perempuan Semua
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Survei Ungkap Fakta Baru, Perang Iran Jadi "Gerbang Kehancuran" Trump
• 40 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Polisi Kejar WNA Bulgaria Terduga Pembobol Ribuan Rekening Bank Jambi
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Waspada Sakit ISPA di Musim Kemarau, Jawa Tengah Mencatat 50.740 Kasus Selama 2026
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.