Masih Ada Sekolah Rusak dan Terbengkalai di Jakarta

kompas.id
12 jam lalu
Cover Berita

Matahari sudah di atas kepala, tetapi para siswa baru saja berdatangan ke sekolah. Mereka adalah siswa-siswi dari SDN Kebayoran Lama Selatan 9 Jakarta. Para siswa ini harus rela menumpang belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11 akibat lima ruangan sekolah rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki.

Sekolah yang berjarak 12 kilometer dari arah selatan Istana Negara ini sudah dua tahun terbengkalai. Menurut salah satu orangtua murid, Afrida (33), sekolah itu roboh pada akhir tahun 2024. Beruntung, saat kejadian, sekolah sedang diliburkan karena bertepatan dengan musim pilkada. Karena itu, tidak ada korban jiwa, baik siswa maupun guru.

”Robohnya juga enggak langsung, pelan. Enggak langsung bruk seperti ini. Ketika itu di sore hari hujan deras, tiba-tiba langsung bruk gitu aja sih,” ujar Afrida saat ditemui di depan SDN Kebayoran Selatan 9 Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Duka pendidikan di Jakarta.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Yang tersisa di SDN Kebayoran Lama Selatan 9.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Foto Presiden di antara puing-puing reruntuhan.

KOMPAS/FAKHRI FADLURROHMAN

Menurut dia, kepala sekolah sudah melaporkan peristiwa itu ke dinas terkait. Namun, hingga dua tahun, belum ada kepastian kapan sekolah tersebut akan diperbaiki. Ketidakpastian itu membuat orangtua siswa gelisah akan nasib anaknya.

Adapun bangunan yang ambruk di SDN Kebayoran Selatan 9 Jakarta berjumlah lima ruangan, empat di antaranya ruang kelas. Dalam pantauan Kompas, tiga ruangan kelas yang ambruk dipenuhi puing-puing reruntuhan. Kayu dan baja ringan yang menopang atap menjuntai, diikuti genteng yang berserakan memenuhi ruangan. 

Akibat dua tahun terbengkalai, beberapa ruangan yang ambruk mulai ditumbuhi tanaman liar. Buku pelajaran, papan tulis, dan meja kelas pun sudah tidak dapat digunakan karena lapuk diterpa hujan dan sinar matahari. Sementara itu, satu ruang kelas dan unit sekolah siswa hanya ambruk sebagian atapnya. Walau demikian, atap yang tidak stabil bisa roboh kembali sewaktu-waktu.

Selama dua tahun ini, para siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 9 terpaksa menumpang belajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 11. Siswa harus belajar pada jam siang, menunggu siswa-siswi SDN Kebayoran Lama Selatan 11 selesai bersekolah. Keadaan itu membuat para siswa tidak nyaman. Menurut Afrida, terkadang anaknya menjadi malas bersekolah karena sudah kecapaian beraktivitas di pagi hari.

”Anak-anak tuh kepenginnya sekolah ya di sekolahnya sendiri. Intinya kurang nyaman aja, namanya masuknya siang, lebih ke kurang istirahat,” ucapnya.

Imbas dari ambruknya sekolah ini, beberapa orangtua siswa memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain. Menurut, Afrida kini total siswa lebih kurang 274 siswa dari sekitar 300 siswa. 

Salah satu orangtua yang baru menyekolahkan anaknya di SDN Kebayoran Lama Selatan 9, Dedah (38), mengaku kurang nyaman dengan kondisi sekolah yang ambruk dan harus menumpang di sekolah lain. Dedah ingin anaknya yang baru kelas I SD ini mendapatkan pengalaman dan pembelajaran terbaik. 

Namun, ia memilih pasrah dengan keadaan. Tempat tinggal Dedah yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari sekolah menjadi alasan ia menyekolahkan anaknya di SDN Kebayoran Lama Selatan 9 walaupun tahu harus bersekolah pada siang hari dan menumpang di sekolah lain. 

”Di usia dia (anaknya) yang harusnya jam siang itu main malah sekolah. Saya sangat berharap sekolah segera diperbaiki biar anak saya bisa kayak anak-anak lain, sekolah pagi,” tutur Dedah.

Gubernur Jakarta Pramono Anung memastikan akan segera memperbaiki gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 9. Pramono mengaku baru mengetahui adanya sekolah negeri di wilayahnya yang ambruk selama dua tahun. 

”Saya terus terang baru mengetahui kondisi tersebut setelah videonya viral. Wilayah Jakarta memang begitu luas dan sering kali hal-hal yang viral seperti ini langsung saya berikan atensi khusus untuk segera diselesaikan. Jadi, untuk SD negeri di Kebayoran Lama tersebut, saya pastikan akan segera kami selesaikan,” tutur Pramono.

Baca JugaSepiring Gizi dan Kelas yang Roboh
Baca JugaSekolah Rusak Tak Jauh dari Ibu Kota


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Advokat Minta MK Ubah Nama Laut Cina Selatan Menjadi Laut Natuna Utara
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Pezeshkian: Khamenei desak akhiri kondisi "tak perang, tak damai"
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden China Xi Jinping: AI Jangan Dikuasai Satu Negara
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BNPT Minta Peran Ormas Islam dalam Penguatan Pancasila dan Pembinaan Eks Napiter
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polres Bogor Bongkar Modus Baru Liquid Vape Narkoba-Happy Water, Pelaku Dibekuk
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.