Anggaran MBG akan Turun Lagi, BGN Diberikan Waktu Sebulan Lakukan Penyisiran

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) diberikan waktu satu bulan untuk melakukan penyisiran penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pasalnya, anggaran untuk program MBG kemungkinan besar akan kembali mengalami penurunan.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, Presiden Prabowo Subianto memberikan waktu satu bulan untuk lembaganya melakukan perbaikan tata kelola program MBG. Salah satu tata kelola yang bakal dilakukan adalah melakukan penyisiran penerima manfaat.

Baca Juga
  • Purbaya Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun, Strategi Masih Dikaji
  • Prabowo Heran Pakar tak Protes Underinvoicing, Hanya Kritik MBG
  • BGN Masih Kaji Penghapusan MBG untuk Anak dari Kelompok Ekonomi Mampu

"Nah, kemarin saya sudah menjelaskan bahwa kami diberi waktu lagi oleh Bapak Presiden untuk mempertajam lagi tata kelolanya, diberi waktu sebulan," kata dia saat konferensi pers di Gedung BGN, Selasa (21/7/2026).

Ia menyebutkan, saat ini jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai 62,7 juta. Namun, angka itu kemungkinan akan berkurang karena penyisiran masih terus dilakukan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Jadi nanti dengan hasil penyisiran lagi dari 62,7 juta (penerima manfaat), itu saya yakin sebenarnya itu nanti akan otomatis mengikuti," kata Arumsari.

Ia mengungkapkan, penurunan jumlah penerima manfaat itu tentunya akan berdampak terhadap anggaran BGN. Namun, ia belum mau mengungkap penurunan anggaran terhadap program MBG.

"Yang jelas pasti akan turun. Jadi setelah nanti prosesnya selesai, itu angkanya tidak akan Rp 268 triliun lagi gitu, tapi tunggu sabar dulu mengenai angka," kata dia.

Ia menambahkan, Prabowo juga tidak lagi menetapkan target penerima manfaat dalam program MBG harus terus bertambah. Prabowo disebut hanya meminta BGN mengedepankan kualitas dalam pelaksanaan program tersebut.

"Beliau memahami betul bahwa ini tidak mudah bagi kami untuk membenahi yang kemarin itu, dan beliau sudah tahu juga permasalahannya. Jadi beliau tidak membuat target-target tertentu kepada kami," kata dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta 21 Juli 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Penyidikan Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.035,7 Triliun hingga Semester I 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Militer AS Melancarkan Serangan Udara Hari Kedelapan ke Iran, Menargetkan Garda Revolusi
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Spanyol Juara, Saatnya Indonesia Berniaga
• 22 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.