Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP Perpani) memastikan akan mengirimkan 10 atlet dan empat pelatih untuk memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Jumlah tersebut ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi performa atlet bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Irawadi Hanafi Sekretaris Jenderal PP Perpani mengatakan, pemilihan atlet mempertimbangkan pencapaian sepanjang musim, termasuk prestasi para pemanah yang berhasil menyumbangkan medali pada SEA Games.
“Komposisi atlet merupakan hasil evaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mempertimbangkan capaian prestasi, termasuk para peraih medali pada SEA Games,” kata Irawadi di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Perpani menatap Asian Games 2026 dengan optimisme tinggi setelah tim panahan Indonesia mencatat sejarah pada SEA Games melalui raihan enam medali emas dan dua medali perunggu.
Capaian tersebut menjadi prestasi terbaik cabang olahraga panahan Indonesia sepanjang keikutsertaan di ajang tersebut.
Modal positif itu diharapkan mampu mendongkrak performa tim pada Asian Games Aichi-Nagoya. Perpani menargetkan hasil yang lebih baik dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022, ketika Indonesia membawa pulang dua medali perunggu sekaligus memastikan tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
“Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Irawadi dilansir dari Antara.
Meski demikian, ia mengakui persaingan di level Asia akan jauh lebih berat. Sejumlah negara seperti Korea Selatan, China, dan India masih menjadi kekuatan utama dalam cabang olahraga panahan.
“Persaingan memang sangat ketat dengan kekuatan seperti Korea Selatan, China, dan India, tetapi kami optimistis atlet-atlet Indonesia mampu bersaing,” katanya. (ant/saf/ipg)




