150 Bangunan-Lapak di Bantaran Kali Petamburan Jakpus Dibongkar, Akan Dibangun RTH

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menertibkan deretan bangunan liar dan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Kanal Banjir Barat (BKB) Jatipinggir, Petamburan, Tanah Abang, Rabu (22/7/2026).

Pantauan Kompas.com di lokasi, bangunan di bantaran kali mulai dibongkar perlahan oleh ratusan petugas gabungan.

Lapak-lapak pedagang yang menguasai bahu jalan dan bantaran kali juga dibongkar dan diangkut ke atas truk.

Baca juga: Bertaruh Nyawa di Rel Petamburan demi Memangkas Waktu Perjalanan

Sebanyak 481 personel gabungan yang terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berpakaian oranye dan hijau, bersama jajaran Satpol PP, bahu-membahu membongkar material bangunan.

Para petugas mengangkut berbagai puing, rangka atap, hingga perabotan berat seperti sofa, lemari, dan meja secara beramai-ramai ke dalam bak truk operasional milik Dinas Lingkungan Hidup.

Salah satu bangunan semi-permanen yang dibongkar adalah sebuah Balai Warga RW 01 yang dibangun menggunakan tembok bata.

Bangunan tersebut dibongkar menggunakan sebuah alat berat ekskavator untuk merubuhkan dinding dan atapnya.

Meski pembongkaran berlangsung masif dan melibatkan alat-alat manual seperti godam dan linggis, situasi terpantau kondusif tanpa adanya perlawanan maupun penolakan dari warga sekitar.

Pasalnya, lapak-lapak milik para pedagang sudah dikosongkan dan ditinggal oleh pemiliknya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Suprayogie, menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari program untuk menyulap kawasan tersebut menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) terpadu.

Baca juga: Alasan Pemprov Belum Perbaiki SDN Kebayoran Lama 09 yang Ambruk, Padahal Sudah Tahu dari Awal

"Penertiban hari ini adalah dalam rangka penataan ruang terbuka hijau kawasan Jatipinggir masuk Kelurahan Petamburan. Dan ini sudah disosialisasikan melalui forum grup diskusi tahun lalu, sekitar bulan Oktober sampai dengan November, tiga kali pelaksanaan," ujar Suprayogie kepada wartawan di lokasi, Rabu.

Area yang ditertibkan membentang sejauh lebih dari satu kilometer di sepanjang sisi Jalan Petamburan.

"Panjang keseluruhan lahan mencapai 1.021 meter, dan pengerjaannya akan dieksekusi secara bertahap. Nanti dibagi tiga segmen, ada tiga lokasi," ucapnya.

Bangunan yang terdampak sebagian besar adalah fasilitas lingkungan umum dan area komersil milik pedagang.

"Ada Lokasi Penampungan Sementara (LPS), ada balai warga, ada sebagian fungsi beberapa pos. Kurang lebih kalau bangunannya yang dipakai yang besar-besar ya, ada sekitar 7 atau 8 kalau enggak salah. Rumah tinggal enggak ada," kata Suprayogie.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Teka-teki Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Terlacak di Malaysia Usai Diduga Diculik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sudaryono Dianggap Mampu Lakukan Terobosan di Badan Gizi Nasional
• 13 jam lalujpnn.com
thumb
Pemkot Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 13 Kecamatan, Ini Jadwal dan Daftar Harganya
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
PBNU Meminta Arahan Menkeu untuk Pendirian Koperasi Pengelola Konsesi Tambang
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Pemkot Jakut perkuat sosialisasi cegah kekerasan pada anak 
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
2 Polisi di Kuansing Riau Dipecat, Bolos Kerja selama 30 Hari Lebih
• 8 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.