Ada Pengusaha dan Pemilik Galeri Seni Mau Akuisisi 51% Saham AGAR

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/6/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan tengah berlangsungnya negosiasi terkait rencana pengambilalihan perseroan yang berpotensi mengubah struktur pengendali perusahaan. Manajemen menyampaikan bahwa informasi ini mengacu pada surat dari Supriajitno Sutomo tertanggal 20 Juli 2026 mengenai pemberitahuan negosiasi pengambilalihan saham perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Supriajitno Sutomo yang disebut sebagai calon pengendali baru berencana mengakuisisi saham milik PT Indo Kreasi Pratama selaku penjual sebanyak 450 juta lembar saham.

"Kami informasikan bahwa Suprajitno Sutomo (Calon Pengendali Baru) berencana untuk mengambil alih saham PT Indo Kreasi Pratama (Penjual) sebanyak 450.000.000 lembar yang dimiliki oleh Penjual," tulis manajemen, Rabu (22/7/2026).


Baca: Pengendali MBSS Mau Lepas 82,5% Saham, Perusahaan Ini Pembelinya

Selain transaksi tersebut, calon pengendali baru bersama penjual juga akan mengupayakan pembelian saham dari pemegang saham penjual lainnya dengan jumlah tambahan paling sedikit 60 juta lembar saham.

Sehingga, total saham yang ditargetkan untuk diakuisisi dalam transaksi tersebut mencapai sekurang-kurangnya 510 juta lembar saham, yang setara dengan minimal 51% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Artinya, porsi tersebut akan menjadikan Supriajitno Sutomo sebagai pemegang saham pengendali baru apabila transaksi berhasil direalisasikan sesuai rencana.

Manajemen menegaskan, transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi perusahaan, tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, tidak terdapat dampak signifikan terhadap aspek hukum maupun terhadap kondisi keuangan perseroan, serta tidak memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan usaha (going concern) perusahaan.

Manajemen menyatakan operasional, aspek legal, serta kondisi finansial tetap berada dalam kondisi normal selama proses negosiasi berlangsung.

Suprajitno Sutomo (atau Tommy Sutomo) adalah seorang pengusaha dan pendiri galeri seni terkemuka di Jakarta. Ia dikenal sebagai pendiri CAN's Gallery (Canna Gallery) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Selain itu, ia juga merupakan salah satu pemilik sekaligus Presiden Direktur di PT Multipro Paint Indonesia (MPI), sebuah perusahaan manufaktur cat pelapis.


(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: IHSG Melemah Lebih Dari 1% & Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000/USD

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya cs Blak-blakan soal Babinsa Ikut Urus Masalah Perpajakan, Begini Faktanya
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Nanik Deyang Mundur Jadi Kepala BGN, Gegara Penyakit yang Diderita
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Arema FC Pastikan Iwan Budianto Kembali Aktif Mulai Musim 2026/2027
• 17 jam lalubola.com
thumb
Mamdani: Kota New York tidak berwenang tangkap Netanyahu
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Komentar Refly Usai Praperadilan Ditunda Sebut Tak Ingin Serang Siapapun, Ungkap Perjuangan Roy
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.