Moms, anak mengenali dunia di sekitarnya melalui berbagai indra. Apa yang dilihat, disentuh, dan digerakkan dapat menjadi bagian dari prosesnya memahami benda serta pengalaman baru.
Ya Moms, kegiatan seni tidak hanya menjadi ruang bagi anak untuk menghasilkan karya. Aktivitas ini juga dapat memberikan pengalaman sensorik sederhana melalui beragam warna, bentuk, tekstur, dan material yang digunakan.
Dilansir National Association for the Education of Young Children, anak usia dini lebih senang mengeksplorasi bahan seni dan aktivitas sensorik menggunakan indranya. Dalam proses tersebut, anak dapat menyentuh material, mengamati perubahan yang terjadi, dan mengenali cara menggunakan berbagai perlengkapan.
Kegiatan seperti mewarnai, menempel, dan merakit pun melibatkan indra penglihatan serta peraba anak. Saat memilih warna, merasakan permukaan bahan, dan menyusun setiap bagian, si kecil mendapat kesempatan untuk mengenali berbagai karakteristik benda secara langsung.
Tak hanya itu, aktivitas seni juga dapat membantu menguatkan otot-otot kecil pada tangan anak. Penggunaan gunting, lem, dan bahan kerajinan dapat mendukung perkembangan motorik halus yang kelak dibutuhkan anak untuk berbagai aktivitas, termasuk menggunakan alat tulis.
Nah, pengalaman seru tersebut bisa dirasakan dalam sesi Imaji Ceria “Milli Puppet Creation” bersama MilkLife di kumparanMOM Festival Hari Anak 2026.
Dalam workshop ini, anak-anak akan diajak mewarnai, menempel, dan merakit berbagai bagian karakter sapi. Seluruh bagian tersebut kemudian disusun menjadi wayang stik yang bisa digerakkan.
Si kecil dapat mengamati beragam warna dan bentuk sembari menyentuh serta menggunakan material yang telah disiapkan. Aktivitas ini dapat memberikan stimulasi pada indra penglihatan dan perabanya dengan cara yang menyenangkan.
Anak juga memiliki ruang untuk menentukan tampilan karakter sapi sesuai imajinasinya. Ia dapat memilih warna, menyusun bagian-bagian karakter, serta menambahkan detail untuk membuat karya yang berbeda dari milik peserta lainnya.
Dalam artikel yang diterbitkan NAEYC juga menjelaskan bahwa kegiatan seni yang berfokus pada proses memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi material, berpikir, mengekspresikan diri, dan menciptakan sesuatu. Karena itu, tidak perlu khawatir apabila hasil karya si kecil tidak sama persis dengan contoh yang diberikan.
Keseruannya pun tidak berhenti setelah karya selesai dibuat, Moms. Anak dapat menggerakkan karakter sapi ciptaannya untuk bermain peran dan menciptakan cerita versinya sendiri.
Permainan seperti ini memberi anak kesempatan untuk menggunakan imajinasi dan mengembangkan pemikiran simbolis. American Academy of Pediatrics juga menjelaskan bahwa bermain dapat mendukung perkembangan kemampuan kognitif, bahasa, sosial, dan emosional anak.
Dalam workshop ini, orang tua tetap perlu mendampingi si kecil selama mengikuti kegiatan. Namun, berikan kesempatan kepada anak untuk memilih, mencoba, dan menyelesaikan sebanyak mungkin tahapan secara mandiri.
Dukungan sederhana juga bisa diberikan dengan mengajukan pertanyaan terbuka, seperti “Sapinya mau diberi warna apa?” atau “Karakter ini sedang pergi ke mana?” Dengan begitu, anak terdorong untuk mengembangkan ide sekaligus menceritakan imajinasinya.
Berbagai material dan perlengkapan untuk membuat Milli Puppet akan disediakan selama kegiatan. Fasilitator juga akan mendampingi anak dan orang tua sepanjang proses pembuatan karya.
“Milli Puppet Creation” bersama MilkLife akan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026 pukul 11:30 WIB di Tenda Imaji Ceria, kumparanMOM Festival Hari Anak 2026.
Pastikan Anda dan si kecil sudah memiliki tiket masuk kumparanMOM Festival Hari Anak 2026 melalui goers.co/fha2026, ya, Moms.
Yuk, temani si kecil mengeksplorasi warna, bentuk, dan tekstur sambil menciptakan karakter sapi yang lucu dalam Milli Puppet Creation bersama MilkLife!





