Seratus warga Jakut ikuti hapus tato gratis di Kantor Walkot

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Seratus warga mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis DKI Jakarta dengan Pemkot Jakarta Utara di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu.

“Dalam kegiatan penghapusan tato gratis ini, para peserta didominasi mulai dari usia remaja hingga lansia. Kebanyakan peserta beralasan agar bisa dapat melamar pekerjaan,” kata Koordinator Hapus Tato Jakarta Utara Muhamad Asep Wahyudi di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan para peserta yang ikut melakukan penghapusan tato merupakan peserta tetap. "Jadi yang ikut ini kebanyakan sudah lebih dari satu kali bahkan ada yang dua sampai sepuluh kali," katanya.

Menurut dia, dalam melakukan penghapusan tato tidak bisa diselesaikan hanya dalam sekali pertemuan saja. “Untuk tato yang bisa di hapus itu adalah seukuran dua kali KTP, jadi ini tidak selesai hanya dalam sekali tindakan, harus bertahap," kata Asep.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menyiapkan tiga unit alat penghapus tato. Sebelum dilakukan hapus tato, tim kesehatan akan melakukan pemeriksaan kesehatan,

Untuk menggelar kegiatan hapus tato gratis ini dapat memakan biaya mencapai Rp20 juta dan ini semua berasal dari dana zakat, infak dan sedekah yang dikelola Baznas.

“Kami berharap peserta tidak menambah tato lagi dan benar-benar bisa bebas dari tato. Kami juga sudah melakukan sosialisasi di seluruh wilayah untuk program ini dan alhamdulillah animo peserta cukup tinggi," kata dia.

Baca juga: Baznas DKI gunakan laser modern dalam program hapus tato gratis

Baca juga: Baznas DKI terapkan skrining ketat pada program hapus tato gratis

Baca juga: Peserta hapus tato diimbau jaga area bekas laser, tak boleh kena air

Warga Jakarta Utara mengikuti program Hapus Tato Gratis yang digelar Baznas Bazis DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Rabu (2/7/2026). ANTARA/Mario Sofia Nasution


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Banggar Ungkap Hanya 71 Persen Rumah di Madura yang Berstatus Layak Huni
• 31 menit lalujpnn.com
thumb
Bandung Marak Begal, Dedi Mulyadi Usul Perbanyak Penjagaan Aparat Bersenjata di Titik Rawan: Meresahkan Warga!
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Pimpinan Komisi II DPR: PAW Anggota Ombudsman Tak Harus Berdasar Nomor Urut
• 7 jam lalukompas.com
thumb
LiuGong memulai pembangunan Green Smart Industrial Park di Karawang
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Dugaan Tambang Ilegal di Probolinggo, Aktivis Soroti CV Melangkah Maju dan Desak Penyelidikan
• 9 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.