Director of Sales Changan Auto Southeast Asia, Sebastien Li, mempresentasikan rencana perusahaan untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia terhadap kendaraan ramah lingkungan. Tidak tanggung-tanggung, 15 model baru berteknologi new energy vehicle (NEV) bakal diboyong ke Indonesia.
"Dalam tiga tahun yang akan datang, kami akan memperkenalkan 15 model baru," ujar Sebastien Li saat peluncuran di Royal Glass House, Park Hyatt, Jakarta Pusat, Selasa (21/8/2026).
Rencana ekspansi tersebut akan mencakup berbagai jenis kendaraan elektrifikasi. Changan menyiapkan lini produk berbasis Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta Range-Extended Electric Vehicle (REEV). Baca Juga:
Usai Sejumlah Outlet Tutup, Daihatsu Punya yang Baru di Bukittinggi
Melalui strategi tersebut, merek asal China itu ingin menawarkan pilihan kendaraan yang lebih beragam sehingga dapat menjangkau kebutuhan konsumen di berbagai segmen pasar.
Meski demikian, perusahaan belum mengungkap jadwal peluncuran maupun spesifikasi dari 15 model kendaraan elektrifikasi yang akan dipasarkan di Indonesia.
Selain memperluas lini produk, pabrikan juga memperkuat infrastruktur bisnis melalui pengembangan layanan purnajual dan jaringan distribusi. Saat ini, perusahaan menyatakan telah memiliki 23 dealer resmi di Indonesia. Sebastien menegaskan pengembangan jaringan dealer akan menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung pertumbuhan bisnis di Tanah Air.
"Jaringan jualan dan servis kami akan terus berkembang. Pada 2030 kami berencana mengoperasikan lebih dari 100 jaringan dealer nasional," tegas Sebastien.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi bertahap Changan di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem layanan bagi pelanggan seiring bertambahnya model kendaraan elektrifikasi yang dipasarkan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)





