Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Staf Dewan

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, BONE — Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, dilaporkan ke Polres Bone atas dugaan penganiayaan terhadap seorang staf Sekretariat DPRD Bone. Laporan tersebut diajukan pada Rabu, 22 Juli 2026.

Informasi yang dihimpun, laporan dibuat oleh seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial YNS melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bone.

Sebelum membuat laporan, pelapor lebih dahulu menjalani visum di RSUD Tenriawaru Bone atas arahan penyidik.

“Iya, tadi dari Polres disuruh visum dulu sebelum laporan diproses. Sekarang sementara visum,” ujar salah seorang sumber yang mengetahui proses tersebut.

Peristiwa yang dilaporkan diduga terjadi di lingkungan Kantor DPRD Bone.

YNS mengaku awalnya dipanggil oleh Ketua DPRD Bone menuju kantin yang berada di kompleks kantor DPRD. Namun, setibanya di lokasi, ia mengaku justru mengalami tindakan yang diduga merupakan bentuk kekerasan.

“Ketua DPRD Bone memanggil saya ke kantin. Setelah sampai di kantin, satu bosara berisi kue dihamburkan ke arah muka saya. Setelah itu saya disiram air ke wajah, dilempar botol, dan dilempar botol sambal,” ujar YNS.

Merasa menjadi korban, YNS memutuskan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum dengan melaporkannya ke Polres Bone.

Hingga Rabu malam, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut, termasuk dugaan pasal yang disangkakan maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.

Sementara itu, Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, masih belum sesumber terkait informasi ini. Saat dikonfirmasi awak media ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Konfirmasi maki sama Anty, janganmi sama saya,” tutur Andi Tenri Singkat. (an)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejari Geledah Rumah Tersangka Korupsi RSUD Bogor Utara, Sita Dokumen hingga Komputer
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Ketidakpastian Global Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2026 Diproyeksi 3 Persen
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dari OTT Bupati Lombok Barat: Ada Uang Tunai hingga Alphard
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Purbaya Ungkap Nasib Suntikan Rp20 T Buat BPJS: Tunggu Perpres
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penutupan Wawancara Jamsostek Award 2026, Kepala Daerah Unjuk Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja
• 3 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.