BNPB Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Demak

pantau.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan 30.000 liter air bersih untuk membantu warga terdampak krisis air akibat musim kemarau di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bantuan tersebut dikirim setelah bencana kekeringan mulai melanda wilayah Demak sejak Rabu (22/7).

Ia mengungkapkan, "Penurunan ketersediaan sumber air bersih mulai dirasakan warga di wilayah Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Demak, yang kini membutuhkan pasokan darurat."

Ratusan Keluarga Terdampak Kekeringan

Abdul Muhari menjelaskan kekurangan pasokan air bersih berdampak langsung kepada sedikitnya 500 kepala keluarga atau sekitar 1.700 jiwa yang tinggal di Desa Kalitengah, Kecamatan Mranggen.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi kondisi tersebut menyebabkan ratusan keluarga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

BPBD Distribusikan Bantuan Air

Merespons kondisi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak menerjunkan armada tangki untuk mendistribusikan bantuan air bersih secara langsung kepada masyarakat.

Petugas BPBD juga mengisi tandon-tandon penampungan air umum yang telah disiapkan di lokasi terdampak guna memenuhi kebutuhan warga.

Abdul Muhari mengatakan, "Total bantuan air bersih yang disalurkan mencapai 30 ribu liter atau setara dengan enam armada tangki air."


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil China Open 2026: Sabar/Reza Terhenti di Babak 16 Besar Usai Takluk dari Wakil Inggris
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
10 Provinsi dengan Produksi Jagung Terbesar, Jawa vs Indonesia Timur
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AS akan berlakukan tarif baru hingga 12,5 persen ke 60 mitra dagang
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
John Herdman Ubah Rencana, Timnas Indonesia Akan Bawa 26 Pemain ke Piala AFF 2026
• 15 jam lalubola.com
thumb
IHSG Pagi Ini Hijau, Investor Pantau Konflik Timur Tengah dan Data Ekonomi
• 22 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.