Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi menata ulang kawasan Teras Cihampelas. Hal ini dilakukan setelah proses administrasi pengalihan aset memasuki tahap verifikasi.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan dokumen pengalihan aset Teras Cihampelas telah ditandatangani. Saat ini, prosesnya tinggal menunggu verifikasi dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Konsekuensinya adalah kolaborasi. Ini konsekuensi yang menyenangkan karena pemerintah kota dan pemerintah provinsi bisa bersama-sama melakukan penataan kawasan,” kata Farhan di Bandung, Kamis, 23 Juli 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Menanti Wajah Baru Cihampelas, Warga Ingin Patung Superhero Kembali“Secara administrasi sudah selesai. Saya sudah menandatangani suratnya, sekarang tinggal proses administrasi antarbadan aset dan verifikasi,” ujarnya.
Farhan mengungkapkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah meminta agar struktur Teras Cihampelas dibongkar terlebih dahulu sebagai langkah awal revitalisasi kawasan tersebut.
“Pak Gubernur tetap meminta kita untuk membongkar Teras Cihampelas. Ya, kita lakukan,” tegas dia.
Farhan menjelaskan, konsep penataan kawasan tersebut masih dalam tahap pembahasan. Namun, arah revitalisasi dipastikan akan mengembalikan fungsi ruang publik dengan menghadirkan suasana yang lebih nyaman bagi pejalan kaki.
“Yang pasti, pertama adalah membongkar Teras Cihampelas untuk mengembalikan kenyamanan berada di bawah pohon,” ucap Farhan.
Petugas tengah membersihkan area Teras Cihampelas Bandung. Metrotvnews.com/ Roni Kurniawan
Selain aspek lingkungan, penataan ulang juga akan memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pelaku usaha di sepanjang Jalan Cihampelas. Hal ini penting agar kawasan tersebut tetap menjadi pusat wisata dan perdagangan ikonis di Bandung.
“Optimalisasi pelaku bisnis di kiri dan kanan jalan juga menjadi perhatian. Mungkin nanti Cihampelas tidak lagi identik dengan penjualan jeans karena tren masyarakat sudah bergeser. Namun sektor kuliner dan perhotelan tetap memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” katanya.
Meski demikian, Farhan belum memastikan waktu rinci pelaksanaan pembongkaran Teras Cihampelas karena masih menunggu keputusan dan kesiapan dari Pemprov Jabar.




