Sejumlah ledakan terdengar di sekitar Bandara Erbil, Irak, pada Jumat (24/7). Erbil merupakan lokasi pangkalan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di wilayah Kurdi.
Menurut laporan jurnalis AFP, ledakan terdengar setelah otoritas setempat mengaktifkan sistem pertahanan udara. Sejumlah jurnalis lokal juga melaporkan melihat drone yang diduga milik Iran terbang di atas langit Erbil.
Laporan lain menyebut gumpalan asap terlihat di sekitar kawasan bandara.
Kantor berita Reuters melaporkan aktivitas penerbangan di Bandara Erbil sempat ditangguhkan setelah sebuah drone jatuh di dekat bandara.
Namun, operasional dan penerbangan di Bandara Erbil kini telah kembali normal.
Otoritas Erbil memastikan api di sekitar bandara berhasil dipadamkan. Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut.
Sejak pertempuran kembali memanas di Timur Tengah pada awal tahun ini, sistem pertahanan udara di Erbil beberapa kali diaktifkan untuk mengantisipasi serangan drone.
Erbil juga merupakan lokasi kompleks Konsulat AS di Irak.





