Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi buat sayembara ramai jadi perbincangan netizen. Pasalnya, Gubernur Jawa Barat itu siap memberi hadiah Rp 50 juta bagi yang bisa menangkap maling, rampok, hingga begal.
Tak berhenti sampai disitu, selain Dedi Mulyadi buat sayembara, ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar. Yang sengaja ditempatkan untuk bersiaga dan membuat kejahatan di Jabar dapat diberantas.
"Siaga menghadapi begal. Kami terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar dan Polda Metro Jabar untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," ungkap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (24/7/2026).
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi juga mengungkapkan akan adanya mobil patroli yang bersiaga setiap malam. Serta menurunkan berbagai personel.
Yakni terdiri Satpol PP hingga Damkar di titik-titik strategis.
"Pertama, mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala.
Satpol PP, Damkar, siaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi segala kemungkinan dalam setiap waktu," imbuh Dedi Mulyadi.
Dedi juga menyarankan warga ikut bergotong-royong dengan bersiskampling untuk saling menjaga.
"Warga bersiskamling, jaga diri, dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong-royong," ucap Dedi Mulyadi.
Dan gongnya, apabila ada yang berhasil melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, hingga rampok, Dedi Mulyadi siap memberikan hadiah yang tak main-main. Yakni berupa uang senilai Rp 50 juta.
"Bagi yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, hingga rampok, kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp 50 juta," beber Dedi Mulyadi
"(Untuk warga) yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya ke kepolisian dalam keadaan hidup. Terima kasih, mari kita bersama waspada, berani, kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," tandasnya.
Sementara itu, sebelum Dedi Mulyadi buat sayembara, pria yang akrab disapa KDM itu Dedi Mulyadi minta aparat bersenjata bersiaga, sang Gubernur Jawa Barat itu mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat.
Yakni untuk melakukan pencegahan terhadap pelaku kejahatan, salah satunya yakni pembegalan.
Tak berhenti sampai di situ, pria yang akrab disapa KDM itu juga mengusulkan penempatan aparat bersenjata di sejumlah titik rawan kejahatan di Bandung Raya.
"Selanjutnya saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar untuk secara teknis dan taktis melakukan pengamanan di seluruh wilayah Bandung Raya dan seluruh wilayah Jawa Barat," ujar Dedi Mulyadi dikutip dari TribunJabar.id. (*)
Artikel Asli




