Hilirisasi Sawit Jadi Kunci Industri Nasional, Indonesia Dibidik Jadi Pusat Produk Sawit Dunia

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk naik kelas dari sekadar produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia menjadi pusat hilirisasi sawit global. 

Langkah tersebut diyakini mampu meningkatkan nilai tambah industri, memperkuat daya saing nasional, sekaligus memperluas kontribusi sektor sawit terhadap perekonomian.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan pengembangan hilirisasi menjadi strategi penting agar potensi besar komoditas kelapa sawit dapat dimanfaatkan secara optimal.

BACA JUGA:GAPKI Ungkap Industri Sawit Sudah Terapkan Standar K3 Global Sejak Lama, Fondasinya Dinilai Kokoh

Menurutnya, Indonesia memang telah menghasilkan berbagai produk turunan sawit. 

Namun, ruang pengembangan industri hilir masih terbuka sangat luas sehingga diperlukan strategi yang lebih terarah agar Indonesia mampu menjadi pusat hilirisasi sawit dunia.

"Indonesia sudah mendorong hilirisasi kelapa sawit. Namun, produk turunannya masih perlu semakin beragam sehingga dibutuhkan strategi yang mampu membawa Indonesia menjadi pusat hilirisasi industri sawit global," ujar Faisal di Jakarta, Kamis 21 Juli 2026.

Faisal menjelaskan, transformasi tersebut membutuhkan arah kebijakan yang jelas untuk mendorong lahirnya industri manufaktur berbasis sawit dengan nilai tambah tinggi. 

Kebijakan itu juga harus diperkuat melalui berbagai instrumen pendukung, baik berupa insentif maupun disinsentif fiskal dan nonfiskal guna mempercepat investasi di sektor hilir.

BACA JUGA:Menkop Usul Tambang dan Sawit Dikelola Koperasi Besar, Bukan Kopdes Merah Putih

Selain membangun industri hilir, ia menegaskan pentingnya memperkuat sektor hulu sebagai fondasi utama. 

Menurutnya, industri hilir tidak akan berkembang optimal tanpa pasokan bahan baku yang kuat dan berkelanjutan.

Selama ini, upaya percepatan hilirisasi terus didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) melalui berbagai program, mulai dari penguatan riset dan inovasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga memperluas promosi dan kemitraan industri.

Komitmen tersebut diarahkan untuk mempercepat terciptanya industri sawit nasional yang lebih kompetitif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Dampak positif hilirisasi sawit sangat besar, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peningkatan pendapatan masyarakat," katanya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sestama BPJPH Tekankan Penguatan Tata Kelola untuk Pendampingan UMK
• 5 jam laludetik.com
thumb
Riset: Integrasi Self-care Hemat Biaya Kesehatan Global hingga US$ 179 Miliar
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
KKP Percepat Rehabilitasi Tambak Pascabencana di Aceh
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco-Cucun Terima Dialog APKASI
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Bijak Bermedia Sosial dari Perspektif Hukum
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.