HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Harapan Federasi Sepak Bola Italia akhirnya mengarah kepada satu nama yang tak asing bagi publik. Setelah dua pelatih elite menutup pintu, peluang Andrea Pirlo justru terbuka lebar.
Mantan maestro lini tengah itu kini berada di ambang babak baru bersama Gli Azzurri. Pengumuman resmi diyakini tinggal menunggu keputusan akhir jajaran petinggi FIGC.
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo untuk mengisi kursi pelatih tim nasional Italia. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, mantan gelandang legendaris itu akan segera diperkenalkan sebagai nakhoda baru Gli Azzurri.
Menurut laporan Football Italia, Pirlo menjadi opsi utama setelah FIGC gagal membujuk dua nama besar, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Keduanya memilih melanjutkan rencana masing-masing sehingga peluang Italia menggaet pelatih kelas dunia kembali tertutup.
Ancelotti diketahui baru saja memperpanjang komitmennya bersama tim nasional Brasil. Sementara itu, Guardiola disebut belum ingin kembali bekerja setelah satu dekade penuh menangani Manchester City. Pelatih asal Spanyol tersebut dikabarkan memilih menikmati waktu bersama keluarganya terlebih dahulu.
Kesempatan itu kemudian mengarah kepada Pirlo. Laporan yang sama menyebut mantan bintang AC Milan tersebut langsung memberikan respons positif setelah dihubungi Direktur Teknik Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo. Hubungan erat yang telah terjalin sejak sama-sama berada di AC Milan disebut menjadi salah satu faktor penting dalam proses negosiasi.
Pirlo disebut bakal menandatangani kontrak jangka panjang hingga berakhirnya Piala Dunia 2030. Nilai kontraknya diperkirakan mencapai 1,5 juta euro setiap musim, jauh di bawah angka yang sebelumnya diminta Guardiola, yakni sekitar 20 juta euro per musim.
Meski demikian, proses penunjukan Pirlo belum sepenuhnya rampung. Saat ini ia masih memiliki ikatan kontrak bersama klub Uni Emirat Arab, United FC. Namun, FIGC dikabarkan siap membayar kompensasi agar proses kepindahan sang pelatih dapat diselesaikan tanpa hambatan.
Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan pada Senin atau Selasa waktu setempat setelah rapat pengurus federasi selesai digelar. Meski nama Pirlo sudah menguat, keputusan akhir tetap menunggu persetujuan dalam forum tersebut.
Menariknya, keputusan mengenai pelatih tim nasional kini tidak sepenuhnya berada di tangan jajaran pengurus FIGC. Federasi telah memberikan kewenangan lebih besar kepada Paolo Maldini sebagai direktur teknik untuk menentukan sosok yang dinilai paling tepat memimpin Italia.
Walaupun memiliki mandat tersebut, Maldini tetap diwajibkan memaparkan alasan pemilihan Pirlo di hadapan pengurus federasi sebelum penunjukan itu benar-benar disahkan.
Italia memang tengah bersiap melakukan perubahan besar setelah mengalami periode yang mengecewakan. Gagal tampil dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun menjadi pukulan telak bagi negara yang pernah empat kali menjuarai turnamen paling bergengsi tersebut.
Kehadiran Andrea Pirlo diharapkan menjadi awal kebangkitan Gli Azzurri. Dengan pengalaman sebagai legenda sepak bola Italia, ia dipercaya mampu membawa identitas permainan baru sekaligus mengembalikan prestasi tim nasional ke level tertinggi. (*)





