Tidur cukup tapi badan tetap lelah? Ini penyebabnya

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Tidur yang cukup umumnya menjadi cara terbaik bagi tubuh untuk memulihkan energi setelah beraktivitas seharian. Orang dewasa umumnya dianjurkan untuk tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam agar tubuh dan pikiran dapat berfungsi secara optimal.

Namun, tidak sedikit orang yang tetap merasa lelah, mengantuk, atau kurang bertenaga meski telah tidur sesuai durasi yang dianjurkan. Kondisi ini dapat mengganggu produktivitas, menurunkan konsentrasi, hingga memengaruhi kualitas hidup apabila terjadi secara terus-menerus.

Rasa lelah setelah tidur cukup tidak selalu disebabkan oleh kurangnya waktu istirahat. Berbagai faktor, mulai dari kualitas tidur yang buruk, pola hidup yang kurang sehat, hingga kondisi medis tertentu, dapat menjadi penyebabnya.

Berikut beberapa penyebab badan tetap lelah meski sudah tidur cukup.

Baca juga: Dokter jelaskan hubungan masalah tidur dengan gangguan pernapasan

1. Kualitas tidur kurang baik

Durasi tidur yang cukup belum tentu menjamin kualitas tidur yang baik.

Gangguan tidur seperti sleep apnea, restless legs syndrome (sindrom kaki gelisah), atau sering terbangun di malam hari dapat menghambat tubuh memasuki fase tidur nyenyak yang berperan penting dalam proses pemulihan energi.

Akibatnya, seseorang tetap merasa lelah saat bangun tidur meskipun telah tidur selama beberapa jam.

2. Kekurangan nutrisi

Asupan nutrisi yang tidak seimbang juga dapat menyebabkan tubuh mudah lelah.

Kekurangan zat besi yang memicu anemia, vitamin D, vitamin B12, maupun magnesium dapat mengganggu produksi energi dan fungsi berbagai organ tubuh.

Apabila rasa lelah berlangsung terus-menerus, pemeriksaan kesehatan dapat membantu mengetahui apakah terdapat kekurangan nutrisi yang memerlukan penanganan.

3. Pola tidur tidak teratur

Jam tidur yang berubah-ubah setiap hari dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Misalnya, tidur larut malam pada hari kerja kemudian bangun siang saat akhir pekan dapat membuat tubuh kesulitan menyesuaikan siklus tidur dan bangun.

Menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten setiap hari dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.

4. Kurang berolahraga

Kurangnya aktivitas fisik juga dapat memengaruhi kualitas tidur dan tingkat energi.

Olahraga secara teratur membantu memperbaiki kualitas tidur, meningkatkan kebugaran, serta membuat tubuh lebih segar pada siang hari.

Namun, olahraga sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur karena justru dapat membuat tubuh tetap terjaga. Jika berolahraga pada malam hari, disarankan dilakukan sekitar tiga jam sebelum tidur.

Olahraga ringan seperti yoga juga dapat membantu tubuh lebih rileks sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik.

Baca juga: Langkah-langkah untuk menenangkan pikiran sebelum tidur

Baca juga: Studi ungkap hubungan masalah tidur dengan ADHD pada orang dewasa

5. Kurang minum atau dehidrasi

Tubuh manusia sebagian besar terdiri atas air sehingga kekurangan cairan dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh.

Dehidrasi dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan mudah lelah meskipun telah tidur cukup.

Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari dengan minum air putih secara cukup merupakan salah satu cara sederhana untuk membantu menjaga stamina.

6. Gula darah tidak stabil

Kadar gula darah yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat menyebabkan tubuh mudah lelah.

Pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tidak terkontrol sering kali menjadi penyebab munculnya rasa lemas.

Sementara itu, pada orang tanpa diabetes, konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat sederhana dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan secara cepat. Perubahan tersebut dapat memicu rasa lelah setelah makan.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan kandungan serat, protein, dan karbohidrat kompleks dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

7. Stres dan kecemasan

Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi kualitas tidur meskipun durasinya sudah mencukupi.

Saat seseorang mengalami stres atau kecemasan, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah lebih tinggi. Hormon ini membuat tubuh tetap berada dalam kondisi siaga sehingga sulit mencapai tidur yang benar-benar nyenyak.

Akibatnya, seseorang dapat bangun dengan perasaan tidak segar dan tetap merasa lelah sepanjang hari.

Mengelola stres melalui relaksasi, meditasi, olahraga, atau berbicara dengan orang terdekat dapat membantu memperbaiki kualitas tidur.

Kapan perlu memeriksakan diri ke dokter?

Rasa lelah sesekali setelah tidur mungkin tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, apabila kondisi tersebut berlangsung selama beberapa minggu, disertai kantuk berlebihan, sesak napas, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya, termasuk kemungkinan adanya gangguan tidur, anemia, diabetes, gangguan tiroid, maupun kondisi medis lainnya.

Menjaga pola tidur yang teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mencukupi kebutuhan cairan, serta mengelola stres merupakan langkah penting untuk membantu tubuh memperoleh istirahat yang berkualitas. Jika berbagai upaya tersebut belum mampu mengatasi rasa lelah, pemeriksaan medis menjadi langkah yang tepat agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi masing-masing.

Baca juga: Main gim terlalu lama dikaitkan dengan masalah tidur dan berat badan

Baca juga: Masalah punuk leher tidak selalu disebabkan bantal

Baca juga: Ahli jelaskan dampak kesehatan dari bantal yang tidak diganti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Jamwas Ungkap Alasan Eks Jampidsus Febrie Tak Pakai Rompi Tersangka & Ditahan di Rutan KPK
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Gagal Bujuk Ancelotti dan Guardiola, FIGC Tunjuk Andrea Pirlo Latih Timnas Italia
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Febrie Adriansyah DITAHAN Mulai Malam Ini: Ini Kriminalisasi!
• 21 jam laludisway.id
thumb
Tarif PNBP Kemenkum Resmi Disesuaikan, Merek UMKM Tetap Rp500 Ribu dan Hak Cipta Lagu Gratis
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Mobil RI 36 Raffi Ahmad Bukan Sembarangan, Sekelas Lexus saja Minder
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.