Mobil RI 36 Raffi Ahmad Bukan Sembarangan, Sekelas Lexus saja Minder

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebuah video yang sempat ramai beredar di media sosial kembali mencuri perhatian. Dalam rekaman tersebut, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, terlihat menggunakan mobil dinas berpelat RI 36 yang diketahui merupakan Toyota Century SUV.

Mobil tersebut bukan SUV Toyota biasa. Century merupakan model flagship Toyota yang diposisikan sebagai kendaraan ultra-mewah, bahkan berada di atas Lexus. Di Jepang, nama Century sudah lama identik dengan kendaraan para pejabat tinggi, petinggi perusahaan, hingga keluarga Kekaisaran Jepang.

Toyota pertama kali memperkenalkan Century pada 1967 sebagai sedan premium. Sementara versi SUV baru meluncur pada 2023 untuk memenuhi permintaan konsumen yang menginginkan kenyamanan limousine dalam wujud SUV tanpa menghilangkan karakter eksklusif yang melekat pada Century.

Century SUV mengusung mesin 3.5 liter V6 Plug-in Hybrid (PHEV) yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga sekitar 406 PS atau setara 400 dk. Meski bertenaga besar, fokus utama mobil ini bukanlah performa, melainkan kenyamanan penumpang di kursi belakang.

Baca Juga: Perusahaan Milik Raffi-Nagita Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA pada Hari Perdana

Baca Juga: Perkuat Ekosistem Sport Lifestyle, Raffi Ahmad Resmikan Padel Orozon

Kabin Century SUV dirancang layaknya ruang VIP. Mobil ini dibekali dua kursi captain seat lengkap dengan sandaran kaki elektrik (ottoman), fitur pijat, pemanas dan ventilasi kursi, layar hiburan untuk penumpang belakang, hingga material kayu dan kulit premium yang menjadi ciri khas kendaraan mewah.

Hal menarik lainnya, Century tidak menggunakan logo Toyota seperti model lain. Mobil ini memakai emblem bergambar burung phoenix berwarna emas yang telah menjadi identitas Century sejak generasi pertama, sebagai simbol kemewahan dan eksklusivitas.

Di pasar Jepang, Toyota Century SUV dibanderol sekitar 27 juta yen atau setara Rp3 miliar sebelum pajak dan biaya impor. Karena diproduksi dalam jumlah terbatas dan tidak dipasarkan secara global, harga unit yang masuk ke Indonesia melalui importir umum dapat melonjak hingga berkali-kali lipat, bergantung pada pajak, spesifikasi, serta biaya pengiriman.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekjen PDI-P Berharap NU Tidak Ditarik ke Kepentingan Politik Praktis
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Satu Lagi Amunisi Jerman Masuk Radar PSSI, Bintang Muda VfB Stuttgart Laurin Ulrich Diproyeksikan Bela Timnas Indonesia
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
BEI Pelototi Saham ALKA yang Menguat 25%
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kemenag Siapkan Kurikulum Pencegahan LGBT, Akan Diterapkan Mulai Tahun Ini
• 14 jam lalunarasi.tv
thumb
Diduga Terkait Korupsi Bupati, KPK Geledah Kantor CV DKK di Lombok Barat
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.