Adopsi Kemendikdasmen, Pos Indonesia Terbitkan Tujuh Perangko Hari Anak Nasional

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Bandung -

PT Pos Indonesia (Persero) menerbitkan prangko edisi khusus bertajuk “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Penerbitan prangko tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap penguatan pendidikan karakter sekaligus pelestarian filateli sebagai media edukasi.

Prangko edisi khusus ini resmi diterbitkan pada 23 Juli 2026 dan mengangkat gerakan pembiasaan karakter yang diinisiasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Tujuh kebiasaan yang diangkat meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Executive Vice President Government and Corporate Business PT Pos Indonesia (Persero) Hendrasari mengatakan prangko masih memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar alat pembayaran jasa pos.

“Prangko bukan hanya alat pembayaran jasa pos, tetapi juga media komunikasi yang mampu menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat. Melalui penerbitan prangko Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pos Indonesia ingin turut mengampanyekan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini sebagai investasi bagi masa depan bangsa,” ujar Hendrasari, Sabtu (25/7/2026).

Prangko tersebut diterbitkan dalam bentuk Souvenir Sheet yang memuat tujuh desain berbeda. Masing-masing prangko memiliki nominal Rp5.000 dengan ilustrasi yang merepresentasikan setiap kebiasaan positif. Pos Indonesia juga menerbitkan Sampul Hari Pertama (First Day Cover) sebagai pelengkap koleksi filateli edisi Hari Anak Nasional 2026.

Menurut Hendrasari, setiap desain dirancang menggunakan ilustrasi yang komunikatif agar mudah dipahami berbagai kalangan, khususnya anak-anak dan keluarga.

Baca Juga: Benahi PT Pos Indonesia, Manajemen Baru Laporkan Koreksi Pembukuan Rp9 Triliun

Baca Juga: PosAja UMKM Resmi Meluncur, Pos Indonesia Bidik Efisiensi Bisnis Pelaku Usaha

“Kami berharap prangko ini tidak hanya menjadi koleksi filateli, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk membiasakan tujuh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, disiplin, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama,” katanya.

Penerbitan prangko tematik juga menjadi bagian dari upaya Pos Indonesia mempertahankan eksistensi filateli di tengah transformasi layanan logistik dan digital. Selain bernilai koleksi, prangko dinilai masih memiliki fungsi sebagai media dokumentasi sejarah dan penyampai pesan kebangsaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Kasus Curanmor Juli 2026 di Jakarta Timur, Pelaku Bersenjata hingga Gasak 4 Motor dalam Semalam
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Bulog serap 3,5 juta ton setara beras petani demi perkuat pangan RI
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Kasus Eks Jampidsus, Advokat Senior: Penyidik Punya Kewenangan Geledah Tanpa Izin Presiden | ROSI
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Link Live Streaming China Open 2026: Misi Fajar/Fikri Tembus Babak Final
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Bakal Kemana Rp5,2 M Honor DSI yang Dibalikin Dude Harlino? Ini Kata Polisi
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.