Warga Resah, Lokasi Bentrokan Menteng Kerap Jadi Tempat Nongkrong dan Suara Musik Kencang

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Warga di sekitar Jalan Tambak I, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, mengaku telah lama merasa terganggu dengan suara musik dari sebuah kafe di lahan kosong yang ditempati sekelompok pemuda yang terlibat bentrokan, Minggu (26/7/2026).

Warga bernama Yuli (26) mengatakan, aktivitas di lokasi tersebut hampir setiap malam berlangsung hingga larut dan menimbulkan kebisingan yang meresahkan warga.

"Kalau malam juga sering itu kan ramai-ramai kayak gitu, nyanyi-nyanyi. Jadi enggak ada berhentinya. Pas waktu adzan pun masih ramai gitu, enggak dimatiin (musiknya)," kata Yuli saat ditemui di lokasi, Minggu.

Baca juga: Kronologi Bentrokan di Menteng, Berawal dari Cekcok Saat Sarapan Nasi Uduk

Menurut Yuli, kebisingan dari musik itu sudah berlangsung cukup lama.

Bahkan, ia mengaku hampir setiap hari merasa terganggu saat bekerja.

"Hampir tiap hari enggak ada berhentinya," ujar dia.

Yuli mengaku tidak mengetahui apakah sebelumnya pernah ada protes dari warga kepada kelompok yang menempati lahan tersebut.

Namun, ia dan rekan-rekannya kerap merasa terganggu karena musik terus diputar hingga malam hari.

Ia menilai keresahan serupa juga dirasakan warga lain di sekitar lokasi.

"Risih juga kan tiap malam. Kalau siang mah enggak apa-apa, itu kan malam. Terus kasihan sama orang-orang proyek, takut terganggu kayak gitu. Kayak kita aja yang malam terganggu pas lagi kerja," katanya.

Saat bentrokan pecah, Yuli mengaku melihat sekelompok warga dari arah luar mendatangi lahan kosong tersebut.

Baca juga: 15 Orang Diperiksa Terkait Bentrokan yang Tewaskan 1 Orang di Menteng

Menurut dia, bentrokan diawali dengan aksi saling lempar batu hingga akhirnya berpusat di area yang ditempati kelompok pemuda itu.

Ia juga mengaku melihat sejumlah warga membawa senjata tajam saat penyerangan berlangsung.

"Ada, banyak itu (senjata). Tapi itu yang bawa itu warga. Kalau pihak lawan cuma lemparin batu-batunya doang," kata Yuli.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Keributan semakin memanas setelah sebagian warga berhasil masuk ke area lahan kosong karena salah satu pintu jebol.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Di Tengah Kabar Kematian Sutrimo, Suasana Rumah eks Jampidsus Febrie Tertutup Mencekam!
• 7 jam laludisway.id
thumb
Lupa Pakai Sunblock Saat Liburan? Ini 4 Cara Efektif Meredakan Kulit Terbakar Matahari
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bertemu Dedi Mulyadi, Satpam yang Diintimidasi Oknum Polisi Bakal Pindah Kerja ke Gudung Sate
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Pekan Depan Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Simak Jadwal Acaranya Berikut
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
SIM Keliling Jakarta Tetap Dibuka Hari Ini Minggu 26 Juli di Dua Lokasi
• 18 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.