Mengapa Kebanyakan Hantu di Indonesia adalah Perempuan?

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Mungkin tak asing bagi kita menonton film horror yang tokoh hantunya adalah perempuan, seperti dalam film “Sundel Bolong” dan “Pengabdi Setan” yang cukup populer pada saat itu.

Tetapi yang menjadi pertanyaan mengapa kebanyakan film horror di Indonesia didominasi oleh perempuan? Apakah ini hanya kebetulan belaka atau merupakan representasi dari ketidakadilan akibat kekerasan seksual dan kriminalisasi korban yang terjadi sehingga perempuan baru mendapatkan kebebasan setelah kematian?

Rahasia Dibalik Kekerasan Seksual dan Kriminalisasi Korban

Pada tahun 2025 tercatat terdapat 376.529 kasus mengenai Kekerasan Berbasis Gender terhadap Perempuan (KBGtP) yang diprediksi merupakan kasus terbanyak selama 10 tahun terakhir (Komnas Perempuan, 2026). Selain itu, diantara kasus-kasus tersebut ada korban pelecehan fisik yang justru dijerat hukum sebab memprotes. Ada staf honorer sekolah yang sempat dipenjara karena melaporkan bukti rekaman pelecehan verbal yang dilakukan oleh kepala sekolah. Lalu bagaimana perempuan berbicara atas ketidakadilan itu semua?

Dalam film “Si Manis Jembatan Ancol” menceritakan tentang perempuan yang diperkosa kemudian dibunuh dan mayatnya dibuang di dekat jembatan Ancol, dapat diperhatikan bahwa sebelum Si Manis menjadi hantu ia mendapatkan kekerasan fisik sekaligus kekerasan seksual.

Kemudian dalam film “Sundel Bolong” yang menggambarkan seorang mantan pelacur yang diperkosa bersama-sama oleh beberapa laki-laki yang mengakibatkannya hamil dan depresi sehingga memutuskannya untuk bunuh diri.

Arwahnya yang tidak terima menggentayangi dan membalaskan dendamnya pada laki-laki yang telah menyakitinya. Pada tahun 2017 Joko Anwar juga merilis film yang sangat populer, yaitu “Pengabdi Setan” yang mengisahkan tuntutan seorang ibu untuk memiliki anak sehingga mengharuskan sang ibu mengikuti sekte Pengabdi Setan demi mendapatkan anak.

Implikasi Kebebasan dan Keadilan dari Hantu Perempuan

Dari cerita-cerita film yang telah disebutkan ini memberikan bukti bahwa perempuan akan menjadi lebih kuat dan dominan saat ia menjadi hantu daripada saat menjadi manusia (Pratiwi, 2018).

Perempuan yang digambarkan sebagai sosok hantu ini digambarkan memiliki kekuatan, dan kebebasan untuk membalaskan dendamnya pada orang-orang yang telah menyakitinya. Sifat-sifat tersebut terbentuk dari kekerasan fisik dan seksual yang merugikan serta menyakitkan dan juga merupakan realisasi kebebasan yang tidak pernah ia dapatkan selama hidupnya

Lalu bagaimana jika arwah gentayangan para hantu perempuan ini merupakan suara-suara yang lama terbungkam dan menagih keadilan saat ia mati dan menjadi hantu?

Hantu adalah anggapan dan perwujudan dari suatu hal yang belum selesai. Sedangkan hantu-hantu perempuan di Indonesia merupakan buah hasil dari tragedi-tragedi ketidakadilan yang selama ini terpendam (Melati, 2019).

Pada akhirnya, dominasi kisah atau film-film horror yang mengangkat tokoh perempuan sebagai hantunya bukanlah sebuah hiburan atau cerita fiktif belaka.

Barangkali itu merupakan pengingat dan realitas sosial bahwa luka atas kekerasan seksual dan kriminalisasi korban belum sepenuhnya sembuh. Hantu-hantu perempuan tersebut akan tetap bergentayangan dan membalaskan dendamnya selama korban masih dibungkam dan keadilan belum menemukan wujudnya.

Referensi:

Komnas Perempuan. (2026, 6 Maret). Siaran pers Komnas Perempuan: Peluncuran Catatan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan 2025.

Melati, N. K. (2019). Membicarakan Feminisme. Buku Mojok.

Pratiwi, W. (2018). Dominasi Perempuan dalam Film Horror Indonesia: Apa artinya? Dalam Konferensi Linguistik Tahunan Atma Jaya 16 (hlm. 503–507).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Eropa Terancam Resesi
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kosgoro 1957 Sulsel Siapkan Konsolidasi Daerah dan Berfokus Membangun UMKM
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Cuaca Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah Berawan, Warga Diimbau Waspada Dampak Kemarau
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Bawaslu Gorontalo Pastikan Pengelolaan Keuangan Sesuai Aturan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota MPR Puji Semangat Pelajar Kepulauan Aru Ikuti LCC Empat Pilar
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.