JAKARTA, KOMPAS.com - Usai bentrokan maut antarkelompok warga yang terjadi pada Minggu (26/7/2026), aparat gabungan memperketat penjagaan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, pada Senin (27/7/2026) pagi, total 200 pasukan gabungan kepolisian dan TNI masih disiagakan di sekitar Menteng hingga Jalan Matraman Raya.
"Untuk jumlah pengamanan di obyek sekitar Menteng, sesuai keterangan semalam sekitar 200 personel gabungan dari TNI, personel Polda Metro, Polres Jakpus, dan Polsek Menteng," ujar Erlyn saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin.
Baca juga: Malam Mencekam di Jalan Tambak Menteng, Massa Sempat Datang Lagi Bawa Sajam dan Panah
Saat ini, belum ada rencana penarikan mundur pasukan pengamanan yang telah bergantian berjaga sejak pecahnya bentrokan pertama Minggu siang lalu.
Terlebih, setelah adanya ancaman serangan balik sejumlah massa dari rekan korban tewas pada bentrokan tersebut pada Minggu malam hingga Senin dini hari.
Erlyn pun menyebut pasukan akan terus disiagakan di sekitar lokasi hingga situasi dipastikan kondusif dan aman tanpa adanya ancaman bentrokan susulan.
"Sementara ini personel masih akan terus disiagakan," tutur Erlyn.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, penjagaan ketat memang masih terlihat di sepanjang Jalan Tambak hingga Jalan Matraman Raya.
Setidaknya delapan armada kepolisian yang terdiri dari bus, truk, hingga kendaraan taktis (rantis) masih disiagakan di sepanjang Jalan Tambak.
Para pasukan Korps Brimob yang mengenakan helm, rompi, dan membawa senjata pun tampak berdiri di area trotoar jalan.
Baca juga: Geber-geber Motor di Depan Warung Nasi Uduk Berujung Bentrokan Maut di Menteng
Sementara itu, dua buah mobil ambulans dan sebuah mobil water cannon pengurai massa milik TNI AD juga terparkir di sekitar Masjid Jami' Matraman.
Sekitar 25 personel Brimob yang menggunakan sepeda motor juga bersiaga tepat di sekitar lokasi yang sama.
Meski begitu, kondisi di sekitar area Jalan Tambak maupun Jalan Matraman Raya terpantau kondusif pada Senin pagi.
Sebelumnya diberitakan, bentrokan antara sekelompok pemuda yang menempati lahan kosong di Jalan Tambak I dan warga terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu.
Insiden tersebut mengakibatkan seorang pria berinisial K (23) tewas dan seorang lainnya berinisial DS mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif.





