KDM Heran Tak Ada CCTV di Lokasi Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Ditenggelamkan

detik.com
1 jam lalu
Cover Berita
Purwakarta -

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengkritik manajemen Perum Jasa Tirta (PJT) II terkait sistem keamanan di Bendungan Jatiluhur usai satpam tewas dalam keadaan terborgol. Ia menyayangkan minimnya kamera pengawas (CCTV) di area tanggul, padahal lokasi tersebut merupakan Objek Vital Nasional (Obvitnas).

"Bayangkan, perusahaan besar punya fungsi menjaga keselamatan negara-penahan banjir, pembangkit listrik, penyedia air bersih, pertanian, hingga perikanan-masa di tanggulnya tidak ada CCTV?" ujar Dedi Mulyadi saat keluar dari gedung Satreskrim Polres Purwakarta, dilansir detikJabar, Senin (27/07/2026).

Baca juga: Kasus Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Ditenggelamkan, 15 Saksi Diperiksa

Ia mendesak PJT II segera membangun command center yang beroperasi nonstop 24 jam untuk memantau seluruh aktivitas di area bendungan. Hal ini dinilai krusial untuk mengantisipasi potensi kejahatan hingga ancaman terorisme.

"Ini penting untuk segera dievaluasi. Harus ada ruangan command center yang dijaga piket 24 jam, titik-titiknya bisa digeser, dan setiap pergerakan orang terbaca. Bayangkan, ini kasusnya pembunuhan. Bagaimana kalau ada orang membawa bahan peledak menggunakan mobil lalu ditinggalkan begitu saja?" tuturnya.

Baca juga: Keluarga Ungkap Kondisi Janggal Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Terborgol

KDM hari ini menemui keluarga korban. Usai itu, dia mendatangi Mapolres Purwakarta untuk berkoordinasi dengan Kasat Reskrim guna menanyakan progres penyelidikan kasus tersebut.

"Hari ini saya bertemu dengan Pak Kasat Reskrim, Serse untuk menanyakan perkembangan kasus dugaan pembunuhan ini. Kita meminta agar kasus ini segera terungkap pelakunya, karena ini menyangkut rasa aman masyarakat di Jawa Barat,"

Dedi menyatakan, dukungan penuh kepada kepolisian dalam mengungkap tindak kriminal merupakan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. Ia merujuk pada keberhasilan pengungkapan kasus di Indramayu yang sebelumnya juga ia kawal hingga tuntas di pengadilan.

Baca selengkapnya di sini




(idh/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ditahan 20 Hari, Febrie Bungkam soal 74 Kg Emas, Tak Pakai Rompi Tahanan Jadi Sorotan - PARASOT
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Mantan Presiden Honduras Kembali ke Negaranya Usai Diampuni Trump
• 1 jam laludetik.com
thumb
Federico Chiesa Tegaskan Ingin Bertahan di Liverpool, Ini Alasannya
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Galaxy Z Flip 7 & Fold 7 Dongkrak Penggunaan AI hingga 96% di Asia Tenggara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
5 Warga Ditetapkan Tersangka Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Bali | KOMPAS SIANG
• 3 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.