Didampingi Prananda, Megawati Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor DPP PDIP

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menghadiri peringatan 30 tahun Tragedi Kudatuli sekaligus meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di halaman Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Megawati tiba didampingi putranya yang juga Ketua DPP PDIP, M. Prananda Prabowo. Saat memasuki lokasi acara. Sebelum acara dimulai, sejumlah cucu Megawati tampak menghampiri dan mencium tangan sang nenek.

Sejumlah tokoh nasional turut menghadiri acara tersebut. Di antaranya pakar hukum tata negara Mahfud MD, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Meutia Hatta, Halida Hatta, Guruh Soekarnoputra, Sidarto Danusubroto, Todung Mulya Lubis, hingga seniman Dolorosa Sinaga.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Setelah itu, Hasto Kristiyanto memimpin hening cipta untuk mengenang para korban Tragedi Kudatuli.

Usai hening cipta, acara dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila yang dipimpin Erlangga dan diikuti seluruh peserta.

Peresmian monumen menjadi puncak rangkaian peringatan 30 tahun Tragedi Kudatuli yang terjadi pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Peristiwa Kudatuli atau Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli merupakan penyerbuan terhadap kantor DPP PDI yang saat itu menjadi basis pendukung Megawati Soekarnoputri. Penyerbuan dilakukan oleh massa pendukung kubu Soerjadi yang didukung pemerintahan Orde Baru dan memicu kerusuhan di Jakarta.

Berdasarkan catatan Komnas HAM, tragedi tersebut mengakibatkan sedikitnya 5 orang meninggal dunia, 149 orang mengalami luka-luka, serta 23 orang dinyatakan hilang.

PDIP menyebut peresmian Monumen Peristiwa Kudatuli menjadi simbol untuk mengenang perjuangan demokrasi sekaligus mengingatkan publik agar tragedi tersebut tidak dilupakan serta keadilan bagi para korban terus diperjuangkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Kasus Pengeroyokan Terduga Maling Ayam di Tabanan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Cak Imin Ajak Seluruh Partai Politik Dukung Prabowonomics Lewat Revisi 108 Undang-Undang
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Bakwan Tetap Enak dan Sehat Meski Tanpa Tepung dan Minyak Sawit, Simak Resepnya
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Menag Bicara Perpres soal LGBTQ: Concern Pemerintah Sejalan dengan MUI
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.