Argentina harus mengubur impian mempertahankan trofi Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada laga final yang berlangsung di Stadion New York, Senin (20/7/2026). Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Argentina untuk mencatatkan gelar juara dunia secara beruntun setelah sebelumnya menjadi kampiun pada edisi 2022.
Scaloni Minta Maaf kepada Publik Argentina
Sepekan setelah kekalahan tersebut, Scaloni akhirnya menyampaikan isi hatinya melalui media sosial pribadinya. Ia mengaku membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum menulis pesan kepada masyarakat Argentina.
"Setelah seminggu yang penuh gejolak, di mana kesedihan bercampur dengan kegembiraan, tangis bercampur dengan senyuman, kegelisahan bercampur dengan ketenangan, dan kegugupan bercampur dengan ketenangan, akhirnya saya bisa duduk untuk menulis beberapa kata. Meskipun kalian tahu bahwa saya tidak terlalu suka media sosial, mungkin ini adalah cara terbaik untuk menyampaikan pesan ini kepada kalian," ujarnya.
Baca Juga :
Jay Idzes Kirim Dukungan untuk Timnas Indonesia Jelang Laga Perdana Piala AFF 2026Scaloni kemudian menyampaikan permintaan maaf karena gagal mempersembahkan kebahagiaan baru bagi seluruh rakyat Argentina.
"Saya hanya bisa mengatakan maaf karena tidak bisa menghadirkan gelas minuman lagi untuk kalian dan memberikan kebahagiaan baru, yang meskipun hanya untuk beberapa hari, mungkin bisa membuat kalian melupakan segala hal buruk dalam hidup," ungkapnya.
Bangga dengan Perjuangan Skuad Argentina
Meski gagal mempertahankan gelar juara dunia, Scaloni mengaku tetap bangga terhadap perjuangan para pemain sepanjang turnamen. Menurutnya, skuad Argentina telah menunjukkan semangat pantang menyerah hingga pertandingan terakhir.
"Namun, saya ingin kalian mengingat apa yang telah kami coba tunjukkan kepada kelompok pemain ini, para perjuangku, begitulah saya menyebut mereka ketika bercerita tentang mereka kepada istri saya," katanya.
Pelatih berusia 48 tahun itu menilai nilai perjuangan yang diperlihatkan para pemain jauh lebih berharga daripada sekadar trofi.
"Usaha, semangat, tekad, keyakinan bahwa 'aku bisa', tidak menyerah (meski segalanya menjadi sulit), memberikan yang terbaik (meski sudah tidak ada lagi yang tersisa), menahan hujanan air dingin (dari orang-orang yang tidak mengenal kita), tetap tenang, dan ingin tetap berdiri tegak saat kaki sudah tidak mau menuruti perintah otak…. Itulah trofi yang sesungguhnya," tambahnya.
Ucapkan Terima Kasih kepada Seluruh Pendukung
Di akhir pesannya, Scaloni juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan Timnas Argentina selama Piala Dunia 2026. Ucapan tersebut ditujukan kepada staf pelatih, para pemain, jajaran Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), staf pendukung, hingga masyarakat Argentina.
"Saya akan selamanya berterima kasih kepada staf pelatih, para pemain, staf AFA, mereka yang diam-diam bekerja agar kami merasa nyaman, serta kepada kalian semua atas kasih sayang yang telah diberikan," pungkasnya
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)





