BI Perluas QRIS Cross Border untuk Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bank Indonesia (BI) terus memperluas implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border guna memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional melalui kolaborasi dengan berbagai penyelenggara sistem pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia.

QRIS Cross Border Jangkau Sejumlah Negara

Asisten Direktur sekaligus Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran (DKSP) Bank Indonesia Willy Togi mengatakan QRIS terus berkembang sejak diluncurkan pada 2019 melalui berbagai inovasi, termasuk QRIS Cross Border dan QRIS Tap berbasis teknologi Near Field Communication (NFC).

Ia mengungkapkan, "Perkembangannya sangat masif. Sekarang sudah ada QRIS antarnegara, kemudian yang terbaru ada QRIS Tap yang menggunakan teknologi NFC untuk pembayaran."

Willy menjelaskan QRIS Cross Border kini telah diterapkan di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Ia mengatakan, "Sekarang cukup mencetak QR, wisatawan asing sudah bisa membayar secara digital."

Menurutnya, pengembangan tersebut bertujuan memperkuat konektivitas sistem pembayaran sekaligus memudahkan pelaku UMKM menerima transaksi dari wisatawan mancanegara.

Finnet Dukung Digitalisasi Pembayaran yang Inklusif

Direktur Technology Product & Operation sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Finance & Risk Management PT Finnet Indonesia Anton Daryono mengatakan perusahaan terus memperkuat perannya sebagai digital payment enabler melalui layanan sebagai issuer, acquirer, dan payment gateway.

Ia mengungkapkan, "Kami sangat mendukung inovasi maupun kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia. Harapannya digitalisasi di Indonesia semakin inklusif, lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, serta aman dan andal."

Anton menjelaskan Finnet terus mengembangkan produk sesuai kebutuhan industri dan ketentuan Bank Indonesia, termasuk menghadirkan layanan pembayaran digital, notifikasi transaksi, dan perangkat Soundbox bagi merchant.

Ia menambahkan, "Kemungkinan uang palsu tidak ada, kemungkinan dirampok juga tidak ada karena semua transaksi tercatat secara digital."

Penggunaan QRIS dinilai membantu pelaku UMKM mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai sekaligus meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam bertransaksi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dokter "Internship" Ditemukan Meninggal di Apartemen Kalibata
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Polisi Buka Kemungkinan Ekshumasi untuk Selidiki Kematian Sutrimo
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Kapolda Metro Jaya Pimpin Sertijab 22 Pejabat Strategis, Ini Daftarnya
• 2 jam laludisway.id
thumb
BPJS Ketenagakerjaan dan JAMDATUN Perkuat Penegakan Kepatuhan, Pastikan Hak Pekerja atas Jaminan Sosial Terpenuhi
• 22 jam laluberitajatim.com
thumb
Khofifah Tegaskan Kepemimpinan Perempuan Harus Hadirkan Kebijakan Inklusif dan Berdampak Nyata
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.