Mengajak anak makan secara tenang tanpa banyak drama menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Pasalnya, saat momen makan, biasanya ada saja tingkah laku anak yang kerap membuat orang tua geleng-geleng kepala.
Salah satu peserta Gerakan Makan Tanpa Drama yang diselenggarakan oleh Sakatonik Curcuma, Nova, mengatakan dirinya memiliki sejumlah strategi agar anak makan tanpa drama, salah satunya dengan memberikan makanan bergizi.
Menurutnya, makanan bergizi dan beragam membuat anak tidak merasa bosan dengan menu yang diberikan. Rasa bosan, kata dia, kerap membuat momen makan menjadi penuh drama.
Ia biasa memberikan menu makanan yang beragam, mulai dari daging, sayur, hingga buah-buahan.
"Ngasih makanan bergizi ke anak biar tidak bosan," kata Nova kepada detikcom di Stadion Heroic, Serang, Banten, Selasa (28/7/2026).
Dia mengatakan, agar waktu makan tidak diwarnai drama, dirinya juga berusaha mendisiplinkan jadwal makan anak. Menurutnya, waktu anak mengonsumsi camilan dan makan utama tidak boleh terlalu berdekatan. Sebab, rasa kenyang akibat camilan kerap membuat anak enggan mengonsumsi makanan pokok.
"Waktu makannya diatur biar nggak kenyang," ungkapnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga memberikan multivitamin tambahan untuk membantu menjaga nafsu makan anak. Adapun multivitamin yang diberikan adalah Sakatonik.
Menurutnya, pemberian multivitamin tersebut membuat nafsu makan anak menjadi lebih baik.
"Saya juga ngasih anak Sakatonik. Lumayan untuk menambah nafsu makan anak," ungkapnya.
Menurutnya, bentuk Sakatonik yang menyerupai permen juga membuat anak lebih menyukai multivitamin tersebut.
"Bentuknya kaya permen jadi anak lebih suka," jelasnya.
Sementara itu, Group Head of Marketing & Consumer Insights Kalbe Consumer Health, Irwan Wijaya, mengatakan kehadiran acara Gerakan Makan Tanpa Drama merupakan upaya Kalbe untuk memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga kebutuhan nutrisi seimbang pada masa pertumbuhan anak.
"Jadi berdasarkan riset yang kita dapetin, bahwa memang masih banyak orang tua yang kesulitan untuk memberikan pengalaman yang menarik saat makan bersama anaknya. Karena nafsu makan yang berkurang," kata Irwan.
Dia berharap melalui kampanye tersebut tidak ada lagi drama anak susah makan sehingga tumbuh kembang anak bisa lebih maksimal.
"Nah, maka dari itu sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, Kalbe Farma, melalui produk Sakatonik Curcuma Madu, kami melakukan edukasi yang berkelanjutan melalui kampanye Gerakan Makan Tanpa Drama," tutup Irwan.
(akd/ega)





