Perusahaan juga meminta pengguna tidak khawatir serta tetap berhati-hati terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan GoPay selama proses pemulihan layanan.
Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Petriny mengatakan gangguan yang terjadi tidak memengaruhi keamanan saldo maupun data pelanggan.
"Kami memastikan seluruh saldo dan data pengguna tetap aman," kata Audrey dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Selasa 28 Juli 2026.
Audrey juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," imbuhnya.
Bagi pengguna yang masih mengalami kendala, GoPay mengimbau agar hanya menghubungi kanal resmi layanan pelanggan, termasuk melalui [email protected], untuk memperoleh bantuan.
Baca juga: GoPay dan Gojek Error, Ini Penjelasan Resmi Perusahaan Waspadai Modus Penipuan Di tengah proses pemulihan layanan, GoPay juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengaku sebagai petugas dan meminta data pribadi.
Perusahaan menegaskan tidak pernah meminta kode One Time Password (OTP), PIN, maupun informasi pribadi pelanggan dengan alasan apa pun.
"Selalu berhati-hati dengan tidak membagikan OTP, PIN, maupun data pribadi dengan alasan apapun, GoPay tidak pernah meminta data tersebut kepada pelanggan," tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, GoPay belum menjelaskan penyebab gangguan maupun estimasi waktu seluruh layanan akan kembali beroperasi normal.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)





