Debt Collector di Surabaya Pelaku Pembacokan Petugas Valet Menyerahkan Diri

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Debt collector (DC) berinisial SL (36) pelaku pembacokan petugas valet di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, menyerahkan diri ke Polrestabes Surabaya. Pria itu mendatangi kantor polisi pada Minggu (26/7).

"Sudah pelaku pembacokan inisial S sudah menyerahkan diri hari Minggu kemarin," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (28/7).

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, mengatakan peristiwa ini berawal saat SL mengetahui ada mobil Suzuki Karimun Wagon R GL MT dengan nopol W 1508 AW di area parkir hiburan malam di Jalan Basuki Rahmat pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 03.15 WIB.

Ia berniat untuk menarik mobil tersebut karena memiliki tunggakan pembayaran di salah satu bank swasta.

"Tersangka mengajak teman tersangka saudara P, saudara J, dan saudara M, kemudian menanyakan pada sekuriti yang kemudian dijawab mobil tersebut dibawa oleh seorang laki-laki dan perempuan yang merupakan team DJ H.C.I," kata Hadi.

SL kemudian menjelaskan bahwa mobil tersebut menunggak angsuran. Kemudian, yang membawa mobil tersebut keluar dan tidak bersedia menyerahkan.

"Sehingga terjadi cekcok mulut dan selanjutnya 4 orang tukang parkir mendekati tersangka dan cekcok mulut berubah terjadi saling pukul antara tersangka dan tukang parkir," ujar dia.

Karena merasa kalah massa, tersangka dan teman-temannya mundur. Saat perkelahian, SL sempat merekam dan dikirim ke rekan-rekan lainnya.

Selang 20 menit kemudian, datang teman-teman tersangka lainnya. Mereka hendak masuk ke dalam tempat hiburan malam, namun dilarang oleh sekuriti.

"Karena dilarang tersangka dan teman-temannya menyisir di area parkiran dan teman tersangka menemukan ada yang bersembunyi di dalam (kafe) TGC dan memastikan bahwa yang sembunyi adalah orang yang dicari oleh tersangka," katanya.

Selanjutnya, tersangka dan temannya mengambil senjata tajam parang dari dalam mobilnya yang telah disiapkan di bagasi. Lalu, tersangka menyerang dan membacok petugas valet hingga luka parah. Tersangka dan teman-temannya lalu pergi.

Hadi mengatakan terdapat 3 korban luka akibat serangan tersebut. Terdiri dari dua petugas valet dan satu orang dari pihak pelaku. Korban dari pihak pelaku terluka karena terkena senjata tajam SL.

"Untuk sajam selesai kejadian dibuang begitu juga baju kaus warna merah yang dikenakan tersangka dibuang di sungai Gunungsari," ujarnya.

Buntut dari penyerangan itu, sejumlah massa menggeruduk markas DC di Jalan Teuku Umar, Surabaya, pada Sabtu (25/7) malam hingga Minggu (26/7) dini hari. Namun, insiden itu dicegah oleh pihak kepolisian Polrestabes Surabaya.

SL kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolrestabes Surabaya. Ia dijerat Pasal 262 KUHP tentang tindak pidana kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang atau barang di muka umum.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbanas Hormati Mundurnya Perry Warjiyo, Yakini Stabilitas Perbankan Tetap Terjaga
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Siapa Nama Calon Gubernur BI Pengganti Perry Warjiyo? Begini Tahap Penentuannya 
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
PB Percasi Periode 2026-2030 Resmi Dilantik KONI, Agustiar Sabran Langsung Pasang Target Lahirkan Grandmaster Baru
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Danantara Masuk KSSK, Ekonom Ingatkan Risiko Kaburnya Batas Kewenangan
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Mengenal Teknologi Super AI Cockpit Omoda O4, Andalkan 10 AI Agent
• 1 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.